
Mudik seakan jadi agenda wajib tahunan bagi para perantau. Berbagai persiapan patut dilakukan termasuk menyangkut kesehatan. Kementerian Kesehatan mengingatkan pemudik akan adanya risiko serangan berbagai penyakit saat mudik.
Dari data yang diakumulasi oleh Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes, ada enam penyakit yang paling banyak dilaporkan yakni, ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas), diare, gangguan pencernaan, hipertensi, penyakit kardiovaskular dan keracunan.
Data tersebut menyebut ISPA jadi penyakit yang paling banyak dilaporkan di 923 pos kesehatan mudik di 34 provinsi di Indonesia.
Sejauh yang dia temui di posko kesehatan Bandara Soekarno Hatta, kebutuhan pemudik cukup beragam seperti keluhan pencernaan (sakit mag), diare dan cek tekanan darah. Arni menyarankan pemudik harus cukup asupan cairan meski sedang berpuasa. Menurutnya sahur sebaiknya minimal minum dua gelas air putih.
Selain itu, dia mengingatkan untuk menerapkan PHBS atau Pola Hidup Bersih dan Sehat, salah satunya dengan rajin mencuci tangan. Tangan kerap jadi 'sarana' kuman atau bibit penyakit masuk ke tubuh. Tanpa sadar tangan banyak bersentuhan dengan meja, kursi, pegangan pintu, toilet, dan benda lain yang tidak terjamin kebersihannya apalagi di fasilitas umum.
"Penularan virus bisa melalui udara atau benda-benda yang terkontaminasi virus. Tangan enggak sadar habis pegang meja, misal, terus pegang hidung," katanya.