
Jelang makan siang, ada banyak karyawan yang ingin buru-buru pergi ke kantin ataupun pantry kantor untuk makan. Lebih cepat beberapa menit rasanya tak masalah.
Namun beda cerita dentam seorang karyawan kantor di Jepang. Seorang pekerja biro pengairan kota Kobe, Jepang mendapat teguran dan denda dari atasannya karena makan siang lebih cepat tiga menit. Ini dilakukannya lebih dari satu kali.
Istirahat makan siang di kantor tersebut dimulai pada pukul 12.00 siang sampai pukul 13.00 siang. Hanya saja, seorang karyawan ternyata 'korupsi' waktu dengan mengambil istirahat makan siang lebih cepat tiga menit yaitu pukul 11.57 siang.
"Sangat disesalkan bahwa skandal seperti ini harus terjadi, saya minta maaf," kata salah seorang manajer selama konferensi pers di televisi.
Ungkapan permintaan maaf itu pun menimbulkan kemarahan publik di media sosial Jepang. Alih-alih disalahkan, pelaku justru mendapat dukungan dari warga net dengan alasan dia hanya lebih cepat tiga menit, dan melakukannya seminggu sekali (rata-rata).
"Bagaimana dengan semi politisi yang tidur di parlemen? Mereka seharusnya dipecat kalau begitu," kata seorang warganet.
"Benar-benar konyol, mengatur permintaan maaf resmi dengan media akan menghabiskan lebih banyak waktu daripada tiga menit yang dihabiskannya untuk membeli makan siang hari ini dan nanti," kata yang lain.
Ungkapan permintaan maaf untuk hal-hal kecil ini bukan baru kali ini dilakukan orang Jepang. Sebelumnya di bulan lalu, kantor kereta api mengeluarkan pernyataan permintaan maaf karena kereta berangkat 25 detik lebih cepat dibanding biasanya.