Uzone.id — Bandung Sustainability Summit tidak hanya diselenggarakan pertama kali namun juga menjadi langkah penting bagi Kota Bandung untuk menjadi penggerak transformasi hijau nasional.
Acara yang digagas oleh Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) ITB, Pemerintah Kota Bandung dan Suvarna Sustainability ini mendapat dukungan penih dari Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Wilayah Republik Indonesia dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO).Tidak hanya menjadi forum diskusi, Bandung Sustainability Summit ini juga menjadi langkah penting bagi ITB dan Suvarna Sustainability dalam menjalin kerjasama ke depannya.
Sebelum pembukaan resmi BSS 2025, dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman Kerjasama antara Suvarna Sustainability dan Institut Teknologi Bandung (ITB).
Disaksikan langsung oleh Walikota Bandung Muhammad Farhan, kesepakatan ini menjadi tonggak awal kerja sama ITB dan Suvarna Sustainability dalam pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat.
Tak hanya itu, keduanya juga sepakat untuk melakukan penguatan kelembagaan yang berfokus pada keberlanjutan dan tata kelola ESG.
Dalam keterangannya, kedua pihak berharap bahwa kemitraan ini diharapkan memperluas kontribusi akademik dan profesional dalam mendukung implementasi keberlanjutan di Indonesia.
BSS atau Bandung Sustainability Summit sendiri dihadiri oleh peserta dari kalangan pemerintah pusat dan daerah, akademisi, industri, masyarakat dan komunitas serta media.
“Melalui BSS 2025 dan inisiasi pembentukan Sustainability Centre of Excellence, kami ingin menjembatani dunia akademik, kebijakan publik, dan sektor industri agar bersama-sama melahirkan aksi konkret menuju masa depan rendah karbon,” kata Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB, Dr. Eng. Nita Yuanita.
Tak hanya itu, Rektor ITB dan Suvarna Sustainability menyerahkan Buku “Denyut Bandung” kepada Pemerintah Kota Bandung, yang diterima langsung oleh Wali Kota Bandung.
Buku ini menjadi catatan tertulis perjalanan dan visi Kota Bandung dalam membangun ekosistem kota berkelanjutan, mulai dari kebijakan lingkungan, inisiatif sosial, hingga strategi ekonomi hijau.
BSS 2025 hadir dengan tema besar “Dari Kepatuhan Menuju Komitmen: Sinergi Pemerintah, Perguruan Tinggi, dan Korporasi untuk Masa Depan Infrastruktur Berkelanjutan”, dan menjadi momentum bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui aksi kolektif lintas sektor.