Jakarta Targetkan 10 Ribu Bus TransJakarta Listrik di 2030
Pemprov DKI Jakarta menargetkan 10 ribu bus listrik beroperasi pada 2030 untuk menekan emisi dan menghemat subsidi BBM triliunan rupiah.

Foto: Bus Listrik TransJakarta (Dok: Istimewa)
Highlight Artikel
- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan 10 ribu unit bus listrik akan beroperasi di ibu kota pada tahun 2030.
- Saat ini, jumlah bus listrik yang beroperasi di Jakarta baru mencapai sekitar 500 unit, namun komitmen terhadap kendaraan ramah lingkungan sudah kuat.
- Penggunaan bus listrik diperkirakan mampu menghemat subsidi BBM pemerintah hingga Rp302 triliun per tahun untuk satu unit TransJakarta.
- Minat masyarakat menggunakan transportasi publik meningkat signifikan dari sekitar 23% menjadi lebih dari 31% berkat kebijakan tarif gratis bagi 15 golongan dan pengembangan Transjabodetabek.
Uzone.id - Wajah transportasi publik Jakarta bakal berubah drastis dalam beberapa tahun ke depan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta punya target ambisius untuk menghadirkan 10 ribu unit bus listrik yang siap mengaspal di jalanan ibu kota pada 2030 mendatang.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono, menyampaikan rencana besar ini saat hadir di acara Indonesia International Transport Summit (IITS) 2026 di Jakarta, Kamis (20/8).Saat ini, jumlah bus listrik yang beroperasi masih di angka 500 unit, namun komitmen untuk beralih ke kendaraan ramah lingkungan sudah bulat.
"Jakarta sendiri saya menargetkan di tahun 2030, yang sekarang ini pada saat saya bicara ini kurang lebih 500 bus elektrik, saya menargetkan di 2030 adalah 10 ribu lebih bus elektrik," tegas Pramono dikutip dari Antara.
Kebijakan yang diambil Pramono bukan sekedar fomo di era kendaraan listrik, tapi langkah ini sekaligus jadi strategi utama Jakarta buat menekan emisi gas buang.
Selain fokus pada bus listrik, Pemprov DKI juga bakal melirik opsi bus berbahan bakar hidrogen dan bus hibrida untuk melengkapi armada transportasi publik.
Di sisi lain, peralihan ke bus listrik juga berpengaruh terhadap Efisiensi. Menurut data dari TransJakarta, satu unit bus listrik bisa menghemat subsidi BBM pemerintah hingga Rp302 triliun per tahun.
Kalau dihitung-hitung dalam jangka waktu operasional 5,5 tahun, penghematannya bisa menembus Rp3,9 miliar per unit.
Angka yang fantastis, bahkan nominal tersebut setara dengan harga untuk membeli satu unit bus listrik ukuran 12 meter.
Penghematan ini didapat dari selisih harga solar subsidi dibandingkan BBM komersial dan efisiensi operasional bus listrik yang jauh lebih unggul dibandingkan mesin konvensional (ICE).
Kabar baiknya, minat masyarakat untuk menggunakan transportasi umum juga terus menanjak. Pramono menyebutkan angka pengguna transportasi publik kini sudah menyentuh lebih dari 31%, naik signifikan dibanding sebelumnya yang ada di kisaran 23%.
"Konektivitas kita sekarang ini sudah 93%, dan sekarang ini orang yang menggunakan atau transportasi yang digunakan secara terus-menerus itu sudah lebih dari 31%, sebelumnya sekitar 23%. Ada peningkatan hampir 14% sebenarnya," kata Pramono.
Peningkatan ini dinilai Pramono karena kebijakan membebaskan tarif transportasi publik bagi 15 kelompok masyarakat.
Ditambah lagi adanya pengembangan layanan Transjabodetabek yang menjangkau hingga ke area penyangga Jakarta menjadi "kartu as" yang bikin warga makin nyaman naik angkutan umum.
"Dan ini menunjukkan bahwa keputusan kita untuk membebaskan 15 golongan, kemudian menyambungkan dengan sub-urban area yang kita sebut dengan Transjabodetabek, inilah yang berdampak pada kenaikan yang luar biasa," pungkasnya.
FAQ Artikel
Apa target Pemprov DKI Jakarta terkait bus listrik?
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan akan menghadirkan 10 ribu unit bus listrik yang siap beroperasi di jalanan ibu kota pada tahun 2030.
Siapa yang menyampaikan rencana besar tentang bus listrik ini?
Rencana besar ini disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono, dalam acara Indonesia International Transport Summit (IITS) 2026.
Berapa jumlah bus listrik yang saat ini beroperasi di Jakarta?
Saat ini, jumlah bus listrik yang beroperasi di Jakarta masih di angka kurang lebih 500 unit.
Apa keuntungan finansial dari peralihan ke bus listrik?
Menurut data dari TransJakarta, satu unit bus listrik bisa menghemat subsidi BBM pemerintah hingga Rp302 triliun per tahun, yang setara dengan harga untuk membeli satu unit bus listrik ukuran 12 meter dalam 5,5 tahun operasional.
Bagaimana tren minat masyarakat terhadap transportasi publik di Jakarta?
Minat masyarakat untuk menggunakan transportasi umum terus menanjak, mencapai lebih dari 31%, naik signifikan dari sebelumnya sekitar 23%.
Faktor apa saja yang menyebabkan peningkatan penggunaan transportasi publik?
Peningkatan ini disebabkan oleh kebijakan pembebasan tarif transportasi publik bagi 15 kelompok masyarakat dan pengembangan layanan Transjabodetabek yang menjangkau area penyangga Jakarta.

