icon-category Digilife

Jawaban Elon Musk Soal PHK Bikin Karyawan Twitter Galau

  • 17 Jun 2022 WIB
  • Bagikan :
    Ilustrasi foto: Joshua Hoehne/Unsplash

    Uzone.id - Setelah memutuskan untuk melakukan PHK pada sebagian karyawan Tesla, Elon Musk memberikan sinyal kalau platform Twitter bakal jadi sasaran selanjutnya.

    Dalam acara pertemuan dengan karyawan Twitter pada Kamis (16/06/2022), Elon Musk menyampaikan kalau perusahaan perlu menjadi ‘sehat’ secara finansial serta mengurangi biaya. 

    Ucapan ini mengisyaratkan kalau Twitter kemungkinan akan melakukan pemutusan kerja pada karyawannya setelah kesepakatan pembelian platform ini berhasil.

    “Saat ini, biaya melebihi pendapatan dan ini bukan situasi yang bagus,” katanya ketika ditanya mengenai kemungkinan PHK di saat sesi Q&A rapat internal.

    Baca juga: Akhirnya, Twitter Mau Spill ‘Rahasia Dapur’ Akun Bot ke Elon Musk

    Sejak Elon Musk pertama kali mengutarakan niatnya untuk meminang platform media sosial tersebut, isu PHK terus jadi kekhawatiran lebih dari 7.000 karyawan Twitter. Apalagi saat ini banyak raksasa teknologi global yang melakukan pemotongan jumlah karyawan untuk keberlangsungan bisnis mereka.

    Di pertemuan sebelumnya, sang CEO, Parag Agrawal, mencoba menenangkan para karyawan dengan mengatakan kalau PHK belum direncanakan untuk ‘saat ini’. 

    Meski Musk tak secara langsung mengatakan kalau Twitter bakal PHK karyawan, namun banyak yang mengartikan kemungkinan adanya peluang tersebut. Respon ini juga yang membuat karyawan overthinking.

    Sebelumnya, Musk juga mengisyaratkan bahwa Twitter akan memotong peran dalam saham pitch deck dengan calon investor, menurut The New York Times.

    Dilaporkan bahwa Musk ingin meningkatkan jumlah karyawan Twitter dalam jangka waktu pendek, namun kemudian akan memotong sekitar 900 karyawan sebelum melanjutkan pertumbuhan.

    Baca juga:  Elon Musk Ngambek Lagi, Ancam Batal Beli Twitter

    Rencana PHK karyawan ini dilihat dari pendapatan tahunan Twitter yang walaupun naik, namun tetap menunjukkan kerugian secara keseluruhan. 

    Musk sendiri telah memprioritaskan sejumlah produk yang berfokus pada pendapatan dalam rencana masa depannya untuk Twitter.

    Tapi hingga saat ini, walaupun Musk sudah berkali-kali menuturkan rencana soal masa depan Twitter, kesepakatannya dengan platform ini masih belum selesai. Beberapa waktu lalu, Musk malah mengancam akan mundur apabila Twitter tak memenuhi keinginannya untuk melihat data akun bot secara detail.

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini