
Uzone.id - Jetour melalui lini kendaraan off-road, Jetour G700 Supreme Navigation Edition, berhasil menyelesaikan latihan penyelamatan darurat dengan menyeberangi Sungai Minjiang sejauh sekitar 1,2 kilometer dalam waktu 10 menit.
Kehadiran Jetour G700 di Sungai Minjiang menjadi uji nyata kapabilitas teknologi dalam menghadapi kondisi perairan ekstrem khas perairan setempat, sekaligus memperkuat fondasi perlindungan keselamatan yang komprehensif.Jetour G700 mencetak tiga rekor industri, yaitu kendaraan off-road produksi massal pertama di Tiongkok yang menyeberangi Sungai Minjiang, yang pertama melakukan latihan darurat profesional di sungai tersebut, serta yang pertama menguji kemampuan perlindungan kendaraan di permukaan air.
Sungai Minjiang dikenal memiliki karakter hidrologi yang menantang, mulai dari arus deras di wilayah hulu, ngarai dalam di bagian tengah, hingga jaringan sungai dan lahan basah di hilir.
Area Houguan yang menjadi lokasi pengujian memiliki arus bercabang dengan pusaran dan arus bawah yang kompleks, dengan kecepatan aliran mencapai 2 m/detik dan kedalaman lebih dari 8 meter.
Pada saat pengujian, kondisi cuaca berkabut tebal, visibilitas rendah, serta gelombang ringan.
Dalam situasi tersebut, kendaraan tetap mampu menjalankan berbagai manuver penyelamatan dan menuntaskan penyeberangan sejauh 1,2 kilometer dalam waktu sekitar 10 menit.
Dari sisi teknologi, kendaraan ini didukung oleh GAIA Complete Domain Intelligent Control System yang memungkinkan pengendalian secara real-time di berbagai kondisi medan baik kemampuan menaklukkan gunung maupun menyeberangi sungai.
Sistem Ark amphibious all-terrain sealing dengan standar IP68 memastikan seluruh komponen tetap terlindungi tetap terlindungi saat terendam, sementara Super Ark 800V silicon carbide thruster menghasilkan daya dorong optimal untuk menghadapi arus deras.
Dukungan Super Ark Intelligent Navigation Stability System menjaga keseimbangan kendaraan secara real-time, dan sistem Ark Precision Control System memastikan arah tetap stabil di permukaan air.
Teknologi ketahanan air ini memungkinkan komponen inti tetap berfungsi meski terendam dalam waktu lama, dan kini telah menjadi standar pada seluruh lini G700.
“Melalui pengujian ini, kami ingin menunjukkan bahwa inovasi yang dikembangkan Jetour tidak hanya berfokus pada performa, tetapi juga pada bagaimana teknologi dapat memberikan perlindungan nyata bahkan dalam kondisi ekstrem sekalipun,” ujar Moch Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia dalam keterangan resminya.
Pengujian di Sungai Minjiang ini sekaligus menjadi gambaran bagaimana pengembangan teknologi Jetour diarahkan pada kebutuhan konsumen saat ini, tidak hanya dari sisi performa, tetapi juga fungsionalitas dan aspek keselamatan dalam berbagai situasi.
Dari Sungai Yangtze hingga Sungai Minjiang, Jetour G700 menunjukkan konsistensi inovasi dalam pengujian kebutuhan nyata.