Home
/
Gadget

John Ternus Bawa iPhone ke Babak Baru Lewat iPhone Duo

John Ternus resmi memperkenalkan iPhone Duo, iPhone lipat dengan dua layar, desain baru, engsel khusus, dan dukungan iOS 27.

John Ternus Bawa iPhone ke Babak Baru Lewat iPhone Duo

Bagikan :

Uzone.id – John Ternus akhirnya memperkenalkan iPhone Duo di panggung Apple Event 2026. Ini menjadi salah satu produk pertama yang diperkenalkan Ternus setelah resmi mengambil alih posisi CEO Apple dari Tim Cook.

iPhone Duo hadir dengan desain lipat yang membawa dua sisi layar dalam satu perangkat. Apple mengklaim perangkat ini menawarkan layar iPhone terbesar yang pernah mereka rancang, namun tetap dikemas dalam bentuk yang ringkas dan mudah dibawa.

iPhone Duo Punya Dua Layar dalam Satu Desain

Ternus mengatakan iPhone Duo dirancang agar tetap nyaman digunakan dengan satu tangan. Apple menghadirkan bentuk asimetris dengan dua sudut membulat yang berbeda, sementara kedua sisi perangkat terhubung melalui frame yang membentuk satu kesatuan ketika dibuka.

Desainnya terinspirasi dari fleksibilitas iPad, tetapi dikemas dalam bentuk yang tetap ringkas dan mudah dibawa.




Ketika dibuka, pengguna mendapatkan layar terbesar yang pernah dirancang Apple untuk sebuah iPhone, dengan bezel tipis dan seragam.

“Kami ingin pengalaman menggunakan iPhone Duo terasa utuh dan tanpa jeda, seolah hanya ada satu layar meskipun perangkat ini memiliki dua layar. Karena itu, transisi antara kondisi terbuka dan tertutup harus terasa mulus dan sepenuhnya intuitif,” jelas Ternus.

Rasio aspek kedua layar juga dibuat konsisten agar pengalaman penggunaan tetap terasa natural, baik ketika perangkat dalam kondisi tertutup maupun terbuka.

Untuk pertama kalinya, kamera FaceTime dirancang agar bisa ditempatkan secara tersembunyi di balik layar. Kamera tersebut baru terlihat ketika dibutuhkan.




Bagian engsel menjadi salah satu komponen penting dalam desain iPhone Duo. Engsel ini menopang bagian tengah layar sekaligus memungkinkan perangkat terbuka rata.

“Kami juga merancang engsel khusus yang menopang bagian tengah layar sekaligus memungkinkan perangkat membuka dan menutup dengan mulus. Engsel ini menggunakan mekanisme custom variable torque profile yang mengatur pergerakan saat perangkat dibuka dan ditutup secara presisi,” lanjut Ternus.

Dari penjelasan Ternus, bingkai iPhone Duo menggunakan titanium kelas aerospace yang dikerjakan dengan mesin presisi dan dipoles hingga menghasilkan permukaan seperti cermin.

Apple menyebut desain tersebut menggabungkan kegunaan dua perangkat dalam satu produk, sekaligus menghadirkan layar iPhone terbesar dalam bentuk yang tetap ringkas dan bisa dibawa ke mana-mana.





iOS 27 Ikut Beradaptasi
Pengalaman iPhone Duo juga tidak hanya bergantung pada desain hardware. Apple turut menyesuaikan iOS 27 agar bisa memanfaatkan layar dengan rasio dan ukuran baru tersebut.

Dengan desain Liquid Glass, antarmuka iOS dapat beradaptasi dengan layar iPhone Duo.

Kontrol penting dipindahkan ke bagian samping layar untuk memberikan ruang vertikal lebih luas bagi konten sekaligus membuatnya tetap mudah dijangkau menggunakan ibu jari.

Dock di Home Screen juga dibuat secara vertikal, sementara status bar tetap memberikan informasi penting dengan tampilan yang lebih ringkas dan fleksibel.

“Saat Anda berpindah antar-layar, software akan secara mulus menyesuaikan diri dan bertransisi dari layar luar ke layar dalam. Kontrol tetap berada di lokasi yang konsisten di sisi layar, sementara konten menyesuaikan ukurannya untuk memanfaatkan area tampilan yang lebih besar,” kata Ternus lagi.




Begitu pula ketika iPhone Duo diputar, iOS akan menyesuaikan tampilan dengan posisi dan layar yang sedang digunakan.

Menurut Ternus, seluruh pengalaman tersebut dirancang dengan pendekatan Apple yang mengembangkan hardware dan software secara bersamaan.

iPhone Duo hadir dalam dua varian warna, yakni Star White dan Night Sky.




Bagi Apple, kehadiran iPhone Duo bukan sekadar soal menghadirkan bentuk iPhone yang baru. Ternus sebelumnya menjelaskan bahwa di tengah perkembangan AI, iPhone diposisikan sebagai Intelligent Personal Hub, atau pusat digital pribadi yang cerdas bagi pengguna.

Perangkat yang menjalankan peran tersebut, menurut Ternus, harus selalu bersama penggunanya, terasa personal, punya kemampuan pemrosesan yang kuat untuk menjalankan model AI langsung di perangkat, terhubung dengan model AI di cloud, serta memiliki layar, kamera, mikrofon, dan baterai yang mumpuni.

Yang paling penting, perangkat itu harus tetap mudah digunakan dan terintegrasi dengan perangkat, aplikasi, serta layanan lainnya.

Dan menurut Ternus, tidak ada produk yang lebih tepat untuk menjalankan peran tersebut selain iPhone.

“Tidak ada produk di dunia yang dirancang lebih baik untuk menjadi pusat digital pribadi yang cerdas bagi Anda selain iPhone,” pungkasnya.


Hani Nur Fajrina

Jurnalis

Lihat semua artikel →
populerRelated Article