
-
Keributan soal kicauan CEO Bukalapak, Achmad Zaky yang mengkritik soal dana riset dan pengembangan di Indonesia dan dinilai 'menyerang' Presiden Joko Widodo juga memancing sineas Joko Anwar berkomentar.
Menurut sutradara Pengabdi Setan ini, kicauan kritik yang kini sudah dihapus Zaky tersebut tidaklah tepat apalagi untuk Presiden Joko Widodo yang disebut Jokan mendukung pengusaha lokal.
"Punya pilihan politik itu hak. Tapi ya enggak begini. Dan ditching someone who just endorsed your business sincerely in the name of supporting local entrepreneurs is just way below common decency [menyerang seseorang yang mendukung bisnis Anda dengan tulus demi mendukung wirausahawan lokal itu jauh dari kesopanan umum]. Shame on you, Achmad Zaky," kata Joko dalam kicauannya di media sosial.
[Gambas:Twitter]
Lihat juga:Usai Bukalapak, #UninstallJokowi Kian Menggema |
Menanggapi kekisruhan yang terjadi akibat cuitannya di Twitter, Achmad Zaky pun meminta maaf kepada masyarakat khususnya para pendukung calon presiden nomor urut 1 bahwa ia tidak menyinggung salah satu capres.
"Memohon maaf atas kekhilafan dan atas segala kesalahpahaman yang timbul dan dengan tegas menyatakan bahwa cuitan tersebut tidak bermaksud untuk mendukung atau tidak mendukung suatu calon tertentu," kata Zaky, Jumat (15/2)
"Saya sangat menyesali kekhilafan tindakan saya yang tidak bijaksana tersebut dan kiranya mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya," sambungnya.