icon-category News

Ngakak! Jurus Pedagang Bendera Agar Tak Ditawar Pembeli

  • 15 Aug 2017 WIB
  • Bagikan :

    Menjelang peringatan perayaan hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh setiap 17 Agustus, para pedagang musiman menjual beraneka ragam bentuk bendera Merah Putih serta umbul-umbul.

    Harga bendera pun bermacam-macam, makin besar ukurannya, makin mahal pula harganya.

    Agar harga bendera tak ditawar, pedagang bendera ini pun memiliki kiat khusus.

    Ada seorang pembeli menanyakan berapa harga bendera, lalu sang pedagang mengatakan harag bendera itu sebesar seratus ribu.

    Merasa keberatan, sang pembeli pun mengatakan bahwa bendera tersebut kemahalan, ia pun menanyakan harganya apakah tidak bisa kurang dari harga semula.

    Lantas, sang penjual menjawab bendera tak bisa ditawar. Lucunya, ia mengaitkan bendera tersebut dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harga mati.

    "Maaf bung NKRI harga mati,"kata pedagang tersebut.

    ter-tweet" data-cards="hidden" data-lang="en">

    Beli bendera kok nawar  pic.twitter.com/aqET1Eczgx

    Melihat percakapan tersbeut banyak warganet yang mengatakan percakapan tersebut tidak nyambung. Namun ada juga yang tertawa melihat percakapan tersebut.

    "emot sama percakapan tidak nyambung,"seru @A3NDS.

    "hari gini NKRI dinego.. Tak mendydyk wkkwk:v,"tambah @nissa_asyifa.

    "Mau murah mah pasang aja bendera partai :v,"timpal @ali_sunanda.

    "NKRI bukan harga mati. Ia justru perlu subsidi. Supaya hidup,"tulis @Virgiaw06297777.

    Cek informasi menarik lainnya di Google News

    Tags : Bendera Pedagang 

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini