
Bukan hanya minuman soda atau berpemanis yang tak baik untuk kesehatan. Penelitian terbaru justru menemukan jus buah dapat meningkatkan risiko kematian dini.
Studi yang baru saja dipublikasikan di JAMA Network Open menemukan fakta bahwa minum terlalu banyak minuman manis termasuk jus buah murni dapat meningkatkan risiko kematian dini.
Penelitian ini mendefinisikan minuman manis sebagai minuman yang dapat meredakan haus dengan tambahan gula seperti soda, minuman rasa buah, dan jus buah murni tanpa gula maupun mengandung tambahan gula.
Lihat juga:Kasus Obesitas Meningkat Pesat di Pedesaan |
"Minuman manis, baik minuman ringan atau jus buah, harus dibatasi," kata peneliti Jean A Welsh yang berasal dari Emory University, Amerika Serikat, kepada CNN.
Konsumsi gula yang tinggi dari minuman ringan dan jus buah terkait dengan faktor risiko penyakit kardiovaskular seperti obesitas, diabetes dan trigliserida tinggi. Risiko penyakit yang tinggi ini juga berdampak pada risiko kematian dini.
Penelitian ini menemukan minuman manis meningkatkan resistensi insulin sehingga meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Konsumsi fruktosa juga merangsang hormon yang meningkatkan berat badan di sekitar pinggang.
Untuk menghindari dampak dari jus buah yang dapat menyebabkan kematian dini, konsumsi jus buah harus dibatasi.
Lihat juga:Tips Lancar Berpuasa bagi Penderita Diabetes |
"Konsumsi jus buah harus dalam ukuran sedang pada anak-anak dan orang dewasa, terutama bagi individu yang ingin mengontrol berat badan mereka," kata ahli nutrisi Marta Guasch-Ferré dari Harvard T.H. Chan School of Public Health.
American Academy of Pediatrics and the Dietary merekomedasikan konsumsi jus buah pada anak usia 1-6 tahun sebanyak 6 ons per hari dan anak usia 7 tahun, remaja dan orang dewasa hingga 8 ons jus buah per hari.
[Gambas:Video CNN]