Kapal Induk Shandong Milik China, Pantas Ditakuti? - Uzone
home ×
Auto

Kapal Induk Shandong Milik China, Pantas Ditakuti?

20 May 2020 By
Kapal Induk Shandong Milik China, Pantas Ditakuti?
Share
Share
Share

Kapal induk Shandong (Foto: chinapower.csis.org) 

Uzone.id - China sebetulnya sudah punya kapal induk pertama bernama Liaoning.

Kapal tersebut aslinya milik Uni Soviet yang diberikan kepada Ukraina setelah negara komunis itu bubar.

Saat berada di tangan Ukraina, kapal induk diberi nama Varyag, lalu kemudian diberi nama Liaoning setelah dibeli China tahun 1998.

Setelah lima tahun Liaoning bertugas, China kembali meluncurkan kapal induk kedua bernama Shandong pada 26 April 2017.

BACA JUGA: Ada Tanda Tangan Jokowi, Motor Gesits Ini Terjual Rp2,5 Miliar

Tidak seperti Liaoning, Shandong benar-benar dibuat di dalam negeri China.

Liaoning dan Shandong punya ukuran yang sama dan memakai sistem STOBAR (Short Take-Off But Arrested Recovery) untuk peluncuran dan pemulihan pesawat.

Meskipun mirip dengan Liaoning, Shandong punya beberapa peningkatan yang signifikan.

Shandong bertugas di Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLAN) pada 17 Desember 2019, di Sanya, provinsi pulau Hainan.

Sebelum ditugaskan, Shandong menjalani sembilan uji coba laut selama 18 bulan.

BACA JUGA: Daftar Harga Wuling, DFSK dan MG Terbaru Mei 2020

Sebagai perbandingan, Liaoning, menyelesaikan 10 uji coba laut dalam 13 bulan sebelum ditugaskan pada September 2012.

Selama uji coba konstruksi dan laut, Shandong masuk ke kelas Tipe 001A. Namun pada Desember 2019 secara resmi Shandong ditetapkan sebagai Tipe 002.

Fakta penting Shandong

- Shandong dibekali sistem radar AESA S-Band Type 346 yang canggih.

- Airwing-nya sedikit lebih besar dari Liaoning. Bisa angkut sekitar 8 pesawat tambahan.

- Shandong mungkin punya pengaturan internal yang dioptimalkan lebih baik dari Liaoning.

- Shandong dibatasi enam hari beroperasi di laut sebelum mengisi bahan bakar. Mirip dengan Liaoning.

- Shandong dibangun oleh Industri Pembuatan Kapal Dalian, bagian dari Perusahaan Industri Pembuatan Kapal Cina, di Dalian, provinsi Liaoning.

- Kapal induk ini bisa berbobot 66.000 ton - 70.000 ton saat menanggung beban. Itu lebih banyak dari kapal induk Liaoning.

- Shandong jadi kapal perang terbesar yang pernah dibangun China.. Kemungkinan China membuat dua hingga empat kapal induk lagi, untuk membentuk kekuatan penyeimbang dengan angkatan laut AS di Pasifik.

- Shandong ditugaskan di Pangkalan Angkatan Laut Yulin, di Pulau Hainan Cina.

- China mulai pembangunan kapal induk Shandong pada November 2013, dan kapal induk itu diluncurkan pada 26 April 2017.

- Sumber China mengklaim, kapal induk Shandong bisa mengangkut 36 jet tempur atau 12 lebih banyak dari Liaoning

- Sebagai perbandingan, sebuah wing kapal induk Angkatan Laut AS dilengkapi dengan 44 pesawat tempur. Kapal induk Angkatan Laut AS juga memiliki hingga 19 helikopter, meskipun biasanya sepertiga dari mereka dikerahkan ke kapal penjelajah pengawal dan perusak.

 

VIDEO Seting Audio Standar Pabrik Honda Brio Satya, Bisa Pakai Smartphone!

 

 

 

 

 

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini

0 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id

Related Article