
Pesan dalam platform WhatsApp bisa disabotase agar mengubah teks pesan yang didapat dari orang lain. Perusahaan keamanan siber Checkpoint mengungkap bagaimana sebuah alat bisa digunakan untuk mengubah teks dari sebuah pesan yang diterima.
Dilansir dari BBC, peneliti Oded Vanunu mengatakan kepada BBC bahwa alat itu memungkinkan orang jahat untuk memanipulasi sebuah pesan. Alat ini bisa membuat seseorang yang misalnya berisi 'Nama saya A' menjadi 'Nama saya B'.
"Ini adalah kerentanan yang memungkinkan pengguna jahat untuk membuat berita palsu dan membuat penipuan," jelas Vanunu.
Lihat juga:4 Fitur Anyar di Samsung Galaxy Note 10 |
Checkpoint disebut telah melaporkan celah-celah keamanan tersebut ke Facebook dan Instagram. Vanunu mengatakan celah-celah keamanan harus ditambal karena aplikasi WhatsApp dan aplikasi pesan singkat lainnya sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia.
"Pesan instan adalah teknologi penting yang melayani kami sehari-hari, kami mengelola kehidupan pribadi dan profesional kami di platform ini dan itu adalah peran kami dalam industri untuk mengingatkan tentang skenario yang mungkin mempertanyakan integritas," kata Vanunu.