
Uzone.id — Tokopedia dikabarkan kembali melakukan pemangkasan karyawan di bulan Agustus 2025 ini. Ini menjadi kali kedua platform e-commerce yang satu ini melakukan pemangkasan karyawan di kuartal dua tahun ini.
Kabar soal pemangkasan ini pertama kali disampaikan di linimasa X pada Minggu, (24/08) dan ada sekitar 240 karyawan yang terdampak dalam putaran pemangkasan kali ini.Pihak Tokopedia yang kini berada di bawah naungan TikTok pun akhirnya buka suara terkait adanya kabar pemangkasan tersebut.
Dalam keterangan yang diterima Uzone.id, Senin, (25/08), juru bicara TikTok tidak secara langsung membenarkan adanya PHK tersebut namun menyebut bahwa pihaknya selalu melakukan evaluasi rutin di lingkungan perusahaan.
"Kami secara rutin mengevaluasi kebutuhan bisnis dan melakukan berbagai penyesuaian untuk memperkuat organisasi kami serta memberikan layanan yang lebih baik kepada para pengguna," kata Juru Bicara TikTok.
Sayangnya, Tokopedia (dan TikTok) enggan menyebutkan secara detail soal jumlah karyawan dan divisi yang terdampak dalam putaran PHK kali ini.
Sebelumnya, muncul kabar bahwa PHK berdampak pada sejumlah divisi, mulai dari customer care, teknologi informasi (IT), hingga tim pemenuhan pesanan (fulfillment) hingga divisi gudang.
Pemangkasan ini menjadi kali kedua bagi Tokopedia selama satu tahun terakhir. Bahkan, dua putaran PHK ini dilakukan dalam jangka waktu yang tidak jauh.
Sebelumnya, Tokopedia telah melakukan putaran PHK pada Juli 2025 lalu ke 180 karyawan mereka di Indonesia. Jika dijumlahkan, sudah ada sekitar 420 karyawan yang dirumahkan oleh Tokopedia selama 2025 ini.