icon-category Lifestyle

Kenali 8 Jenis Celana Dalam Wanita

  • 19 Mar 2017 WIB
  • Bagikan :

    boykepedia.com -

    Ngobrol soal pernak-pernik wanita memang tidak akan pernah ada habisnya. Wanita punya segudang cara untuk memastikan dirinya cantik luar dalam. Tak heran jika mereka memiliki berbagai macam model dan warna pakaian sesuai dengan situasi dan kebutuhan. Urusan pakaian dalam pun sama, ada berbagai macam tipe yang bahkan wanita pun tak banyak yang menghafal. Pemilihan celana dalam yang tepat tentu saja bukan hanya berdampak pada meningkatnya percaya diri wanita, namun juga dapat memanjakan mata pasangannya.

    Artikel Boykepdia kali ini akan membahas tuntas nama dan macam-macam celana dalam wanita. Penasaran? Yuk cek beberapa list yang sudah disiapkan di bawah ini, siapa tahu salah satunya adalah favorit pasanganmu!

     

    1. Brief

    Jenis yang pertama adalah bernama brief. Celana dalam wanita ini adalah yang paling klasik dengan paling sedikit modifikasi. Jika dipakai, jenis celana dalam brief menutup seluruh permukaan sekitar vagina dan bokong, bahkan bisa ditinggikan hampir di bawah pusar. Celana dalam ini nyaman digunakan bagi wanita yang sedang mengalami menstruasi, karena bersifat melindungi secara menyeluruh. Jangan lupa gunakan yang berbahan katun sehingga dapat menyerap keringat dengan baik.

     

    2. Boy Shorts

    Berbentuk seperti celana pendek pria, celana dalam jenis boy shorts ini nyaman banget digunakan saat berolahraga. Sama seperti brief, boy shorts menutupi semua permukaan bokong namun tidak sampai setinggi bawah pusar. Lebih panjang di bagian paha membuat jenis celana dalam ini cocok dipakai saat sedang beraktivitas fisik.

     

    3. Hipster

    Nggak fashionable banget saat memakai celana low waist ternyata celana dalam yang dipakai ‘balapan’. Karena itulah, celana dalam jenis hipster cocok banget dipakai di saat seperti ini. Saat memakai celana high waist, sah sah aja sih pakai celana dalam model brief. Namun jika tidak, lebih amannya pakai celana dalam jenis hipster ya, Boykepers!

     

    4. Bikini

    Tipe ini sering kita lihat digunakan wanita yang berjemur di pantai. Tidak jauh berbeda dengan hipster dan brief, namun biasanya lebih pendek, lebih terbuka di bagian bokong, dan modelnya lebih bervariasi. Warna-warna mencolok, tali, dan beberapa modifikasi membuatnya lebih fashionable dan unik di pandang.

     

    5. Tangas

    Jika bikini lebih terbuka dan ‘meriah’ dibanding hipster, celana dalam wanita jenis Tangas lebih ‘cute’ lagi. Bagian bokongnya jauh lebih terbuka dan biasanya terbuat dari renda-renda. Berbeda dengan celana dalam jenis sebelumnya, jenis Tangas cocok dipakai saat momen berdua dengan pasangan. Modelnya yang girly dan menerawang bisa membangkitkan gairah bercintamu dengan pasangan!

     

    6. Thong

    Hampir mirip dengan tangas, Thong adalah jenis celana dalam wanita yang lebih efisien dari segi bentuk. Alih-alih menutup bagian bokong, biasanya thong hanya memiliki selembar kain memanjang untuk menutup area bokong. Sama seperti tangas, celana dalam model ini bisa mengundang penasaran pasangan di ranjang.

     

    7. G-String

    Dapat meningkatkan selera berhubungan seksual, G-string berbentuk lebih kecil daripada Thong. Bahkan, penutup area bokong biasanya hanya seutas tali atau pita saja. Selain untuk kepuasan seksual, G-string juga umum dipakai saat memakai gaun ketat. Keabsenan jahitan pinggir, membuat area bokong berbentuk sempurna di balik gaun.

     

    8. C-String

    Ini adalah jenis celana dalam wnaita yang paling minimalis. Tidak ada tali di pinggang, hanya berbentuk seperti huruf C sebelum disematkan di antara daerah vagina dan bokong. Praktis dan tidak akan terlihat saat memakai gaun terbuka. Tips dari Boykepedia, saat menggunakan celana jenis ini, kamu harus mencukur dengan rapi bulu kemaluan ya!

     

    Nah, dari semua jenis celana dalam wanita di atas, apakah kamu sudah pernah mencoba semua? Yang mana favoritmu?

    Artikel Terkait

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini