
Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, keponakan Setya Novanto, mendatangi gedung KPK, Jakarta, Kamis (16/11). Irvanto yang pernah menjabat sebagai Direktur PT Murakabi Sejahtera itu tiba di KPK pada sekitar pukul 11.58 WIB dengan menggunakan kemeja biru. Ia tidak memberikan keterangan apapun mengenai kedatangannya dan langsung masuk ke dalam lobi gedung KPK.
Belum diketahui maksud kedatangan Irvanto ke KPK itu. Namun Irvanto sendiri sudah beberapa kali diperiksa oleh KPK terkait kasus e-KTP. PT Murakabi Sejahtera adalah perusahaan yang pernah ikut lelang proyek e-KTP namun kemudian gugur.Kendati demikian, sempat terungkap bahwa ada aliran dana yang diduga dari proyek e-KTP kepada Irvanto. Hal itu terungkap pada persidangan terdakwa Andi Agustinus yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta (13/11).
Mantan Bos Gunung Agung yang bersaksi pada sidang itu, Made Oka Masagung, mengaku pernah menerima uang transfer sebesar 2 juta dolar AS dari rekanan e-KTP, Anang Sugiana Sudihardjo. Oka kemudian disebut mentransfer sebagian dari uang tersebut yakni sebesar 315 ribu dolar AS kepada seorang pengusaha bernama Muda Ikhsan Harahap.
Uang yang diterima Muda itu kemudian diteruskan kepada Irvanto. Menurut Muda, saat itu ia diberitahu oleh Irvanto, bahwa ada temannya, yaitu Oka, yang ingin mentransfer sejumlah uang ke Muda. Namun, lantaran Irvanto sedang membutuhkan uang tersebut, akhirnya ia meminta Muda untuk membawakan uang itu langsung ke Indonesia, tepatnya ke rumah Irvanto.