
-
Ucapan belasungkawa terus membanjiri kepergian personil SHINee, Jonghyun. Sejumlah artis juga terus berdatangan ke Asan Medical Center Seoul tempat Jonghyun disemayamkan.
Berbeda dengan personil SHINee lainnya yaitu Onew, Minho dan Taemin yang telah berada di rumah duka sejak Senin (19/12) lalu bahkan saat Jonghyun masih menerima perawatan medis di Rumah Sakit Universitas Konkuk, Gwangjingu, Seoul, Key terlihat baru saja tiba setelah melakukan perjalanan dari Portugal untuk melakukan sebuah acara.
Key dikabarkan langsung memesan penerbangan awal ketika mendapatkan kabar bahwa Jonghyun meninggal dunia setelah melakukan percobaan bunuh diri dengan gas karbon monoksida. Saat tiba dengan menggunakan busana serba hitam, personil bernama asli Kim Kibum ini tak bisa menyembunyikan air matanya saat tiba di rumah duka.
Sebelumnya, Onew, Taemin dan Minho telah lebih dulu menemani Jonghyun di rumah sakit sesaat setelah pihak kepolisian menemukan Jonghyun tergeletak di apartemennya di kawasan Cheongdam-Dong. Minho bahkan dikatakan sempat tak sadarkan diri dan jatuh pingsan saat tenaga medis mengatakan tidak dapat menyelamatkan nyawa sahabat yang telah bersamanya selama 10 tahun terakhir itu.
Taemin, personil termuda SHINee tidak dapat menahan kesedihan dan menangis tersedu-sedu di lorong rumah sakit tempat Jonghyun dirawat. Sedangkan Onew, sang ketua terlihat lebih tegar meski terus meneteskan air mata.
Kesedihan mendalam bukan hanya dirasakan para personil SHINee, tapi juga beberapa artis yang dikabarkan dekat dengan Jonghyun, salah satunya Kim Taeyeon. Personil Girls Generation ini memang cukup dekat dengan Jonghyun yang dikenal sebagai sosok yang ramah dan mudah bergaul.
Setelah mengunjungi rumah duka, Taeyeon juga mengungkapkan kesedihan melalui akun Instagram pribadinya @taeyeon_ss dengan mengunggah empat foto Jonghyun yang sedang melakukan konser solonya. Dalam keterangannya, Taeyeon menyampaikan pesan yang mengisyaratkan rasa kehilangan yang mendalam dan permohonan maaf karena tidak dapat berada di sisi Jonghyun di masa-masa keterpurukannya.
"Itu kamu (Jonghyun), dan tidak ada seorangpun yang tidak mencintai kamu karena itulah yang membedakan kamu. Aku sangat menyukaimu, aku sangat mencintaimu. Aku ingin menepuk pundakmu dan memelukmu sekali lagi saja, karena hanya itu yang bisa aku lakukan namun aku membenci diriku karena menyesali hal ini ketika telah kehilangan kesempatan. Aku sangat sedih, Jonghyunku yang berharga. Kau yang selalu mengatakan 'Yeah!' dengan suara yang lantang setiap aku memanggil namamu. Aku sangat merindukanmu Jonghyunku.