KNKT Rilis Kronologi Taksi Listrik Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur
KNKT merilis investigasi kecelakaan maut 27 April 2026 di Stasiun Bekasi Timur, saat taksi listrik mogok tertemper KRL dan KRL tersebut dihantam KA Anggrek.

Highlight Artikel
- KNKT merilis hasil investigasi kecelakaan maut antara KA Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
- Insiden terjadi pada 27 April 2026, dimulai dengan taksi listrik mogok di perlintasan sebidang Jalan Ampera.
- Taksi listrik tersebut dihantam KRL KA 5181B, yang kemudian KRL yang berhenti dihantam KA Anggrek.
- Data OBU taksi menunjukkan kendaraan sempat berpindah gigi ke netral sebelum mogok dan terdeteksi tanda tabrakan.
Uzone.id - Hasil investigasi mengenai kecelakaan maut yang melibatkan KA Anggrek (sebelumnya Argo Bromo Anggrek) dan KRL di Stasiun Bekasi Timur resmi dirilis oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Investigasi menunjukkan kronologi aktivitas taksi listrik sebelum akhirnya tertemper KRL.
Kronologi membeberkan taksi listrik mendadak mogok di perlintasan sebidang Jalan Ampera hingga dihantam KRL yang datang dari arah Stasiun Tambun ke Stasiun Bekasi Timur.Insiden tragis ini berlangsung pada 27 April 2026 pukul 20.48.24 WIB. Tabrakan antara KRL KA 5181B dan taksi listrik ini memicu kerumunan warga di sekitar lokasi, hingga sempat memblokir jalur kereta menuju Stasiun Tambun.
"Tabrakan KA 5181B dengan Taksi di JPL 86 tercatat pada OBU Taksi pukul 20.48.24 dengan deskripsi data kendaraan terdeteksi tanda tabrakan dan baterai tegangan tinggi mati kemudian lampu hazard aktif. CCTV KA 5181B merekam tabrakan KA 5181B dengan Taksi di JPL 86 pada pukul 20.48.29," demikian dikutip dari hasil investigasi KNKT.
Dampak dari kecelakaan tersebut membuat KRL KA 5568A arah Stasiun Tambun tertahan lebih lama di Stasiun Bekasi Timur.
Tapi yang tidak disangka adalah, KA Anggrek yang meluncur dari Stasiun Bekasi menghantam KRL KA 5568A yang sedang berhenti tersebut pada pukul 20.52.12 WIB.
Berdasarkan data On Board Unit (OBU) mobil, KNKT menguraikan momen ketika taksi listrik terhenti di perlintasan Jalan Ampera sebelum disambar KRL KA 5181B.
Kendaraan tersebut diketahui sempat berpindah ke gigi netral lalu berhenti dalam posisi gigi P. Berikut adalah urutan kejadian lengkapnya dari Stasiun Tambun menuju Stasiun Bekasi Timur.
Kronologi Taksi Listrik Berhenti dan Ditabrak KRL
- Sebelum pukul 20:46:07: Kendaraan pada posisi D dan berjalan normal dengan kecepatan rata-rata 15 km/jam
- Pukul 20:46:07: Kendaraan berpindah ke posisi N dan meluncur dengan kecepatan 3-7 km/jam
- Pukul 20:46:32: Pengemudi biar kendaraan meluncur sambil mengerem ringan di jalan menurun
- Pukul 20:46:35: Terdapat menginjak pedal gas ~25%, kendaraan di posisi N dan kendaraan tetap meluncur (jalan menurun)
- Pukul 20:46:41: Pengemudi terus menekan pedal gas hingga 51%, namun mode transmisi tetap di posisi N, kecepatan mendekati 0 km/jam
- Dari 20:46:42 sampai 20:46:46: Kendaraan berpindah ke D, terdeteksi pengereman. Tapi tidak terdeteksi menginjak pedal gas; Sistem terdeteksi kondisi ACC, kondisi P dan baterai tegangan tinggi mati
- Pukul 20:46:48: Kendaraan terdeteksi terpindah ke ON (tegangan tinggi)
- Pukul 20:47:03: Terdeteksi menginjak rem dan terdeteksi status Ready dan siap perpindahan gigi
- 20:47:04: Kendaraan terdeteksi status perpindahan ke OFF
- 20:47:10: Kendaraan terdeteksi status perpindahan ke ACC (tegangan rendah)
- 20:47:14: Kendaraan terdeteksi ke posisi ON (tegangan tinggi)
- 20:47:15: Kendaraan terdeteksi status perpindahan ke Ready (tegangan tinggi) dan ready untuk perpindahan gigi
- 20:47:27: Kendaraan terdeteksi status perpindahan ke OFF
- 20:47:28: Kendaraan terdeteksi status perpindahan ke Ready (tegangan tinggi) dan siap perpindahan gigi, terdeteksi menginjak rem
- 20:47:32: Kendaraan terdeteksi status perpindahan ke OFF
- 20:47:32: Pintu dibuka
- 20:47:36: Kendaraan terdeteksi status perpindahan ke ACC (tegangan rendah)
- 20:47:39: Pengemudi menutup pintu
- 20:47:49: Pengemudi membuka pintu
- 20:47:53: Kendaraan terdeteksi terpindah ke ON (tegangan tinggi)
- 20:48:10: Pengemudi menutup pintu.
- 20:48:24: Kendaraan terdeteksi tanda tabrakan dan baterai tegangan tinggi mati, lampu hazard aktif.
FAQ Artikel
Siapa yang merilis hasil investigasi kecelakaan ini?
Hasil investigasi kecelakaan maut ini resmi dirilis oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Kapan dan di mana kecelakaan maut ini terjadi?
Insiden tragis ini berlangsung pada 27 April 2026 pukul 20.48.24 WIB di perlintasan sebidang Jalan Ampera, Stasiun Bekasi Timur.
Bagaimana kronologi awal kecelakaan tersebut?
Kecelakaan diawali ketika taksi listrik mendadak mogok di perlintasan sebidang Jalan Ampera, kemudian dihantam oleh KRL KA 5181B yang datang dari arah Stasiun Tambun menuju Stasiun Bekasi Timur.
Apa dampak dari tabrakan taksi listrik dan KRL?
Tabrakan tersebut membuat KRL KA 5568A arah Stasiun Tambun tertahan lebih lama di Stasiun Bekasi Timur, dan kemudian KRL tersebut dihantam oleh KA Anggrek pada pukul 20.52.12 WIB.
Apa yang terdeteksi dari data On Board Unit (OBU) taksi listrik sebelum kecelakaan?
Data OBU menunjukkan kendaraan sempat berpindah ke gigi netral (N) dan meluncur, kemudian berhenti dalam posisi gigi P (parkir) sebelum terdeteksi tanda tabrakan dan baterai tegangan tinggi mati.
Brian Priambudi
Jurnalis

