icon-category Digilife

Kominfo Bangun Pusat Data Nasional Standar Global Pertama di Indonesia

  • 13 Nov 2022 WIB
  • Bagikan :
    Ilustrasi foto: Thomas Jensen (thomasjsn)/Unsplash

    Uzone.id - Pemerintah Indonesia akan segera melakukan pembangunan Pusat Data Nasional di kawasan Deltamas Industrial Estate, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

    Pusat data ini akan menjadi PDN berstandar global Tier-4 pertama yang dimiliki Indonesia. Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate menyatakan bahwa pembangunan PDN ini merupakan kerja sama Indonesia dengan Perancis.

    “Pusat data ini dibangun dengan Standar Internasional Tier-4 atau dengan kata lain disebut sebagai uninterrupted atau tidak terputus dengan water cooling system sesuai standar global," kata Menteri Johnny dalam acara Groundbreaking Ceremony Pembangunan Pusat Data Nasional (Strengthening of E-Government), Rabu, (09/11).

    Dengan adanya pembangunan ini, Johnny berharap PDN dapat mendukung konsolidasi data di lingkungan pemerintah sekaligus efisiensi dalam penggunaan server yang selama ini tersebar di berbagai instansi. 

    Baca juga: Ini Klarifikasi Kominfo Soal Penggeledahan Dugaan Korupsi BTS

    Johnny menambahkan, Pusat Data Nasional ini diharapkan bisa dikelola dengan baik dan bertanggung jawab, demi mewujudkan Satu Data Indonesia untuk pengambilan keputusan kebijakan publik berbasis data.

    Foto: Menteri Johnny dalam Peresmian pembangunan Pusat Data Nasional, Rabu (09/11)/Dok. Kominfo

     

    "PDN ini setelah nanti terbangun diharapkan menjadi atau dapat berfungsi sebagai konsolidasi data, interoperabilitas data pemerintah. Selama ini digunakan melalui 2.700 pusat data dan server yang tersebar secara nasional baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah," ungkapnya.

    Total nilai kontrak yang dikeluarkan untuk pembangunan ini adalah EUR164,6 Juta atau setara dengan Rp2,59 Triliun, dimana 85 persen merupakan biaya dari Pemerintah Perancis dan 15 persen dari APBN.

    Pusat data yang berlokasi berjarak sekitar 40 Km dari Jakarta itu akan memiliki kapasitas Processor 25.000 Cores, Storage 40 Petabyte dan Memori 200 TB. 

    Untuk power supply atau listrik akan disediakan pertama kali sebesar 20 Megawatt dan dapat ditingkatkan sampai dengan 80 Megawatt.

    Baca juga: Pemilu 2 Tahun Lagi, Kominfo Siapkan Ruang Digital Bebas Hoaks

    Pembangunan ini akan berlangsung selama 24 bulan sejak efektif kontrak. Sementara untuk tanggal efektif operasional PDN itu sendiri, dimulai dari terpenuhinya semua condition precedent yang ada di dalam kontrak.

    PDN ini akan mulai dibangun dari tahap konstruksi pada awal tahun 2023, selanjutnya integrasi perangkat IT yang ditargetkan selesai pada Oktober 2024. Untuk targetnya sendiri, Kominfo berharap PDN sudah bisa digunakan pada tahun 2025.

    Cek informasi menarik lainnya di Google News

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini