icon-category Digilife

Kominfo Gelar Pelatihan SPBE, Wujudkan ASN yang Adaptif di Era Digital

Bagikan :

Bandung, Uzone.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengadakan pelatihan implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Ditjen SDPPI). 

Pelatihan batch pertama ini diikuti oleh 35 orang karyawan baru di lingkungan Kementerian Kominfo.

Dirjen SDPPI Kementerian Kominfo, Ismail mengatakan, pelatihan ini bertujuan untuk mempersiapkan para ASN agar memiliki skill set yang mumpuni, andal, profesional, dan berkompeten, baik dari sisi teknis, manajerial, maupun sosiokultural yang tertuang dalam UU Nomor 5 tahun 2024 tentang Aparatur Sipil Negara.

“Sebagai bagian dari penyelenggaraan negara, Ditjen SDPPI merupakan satu-satunya unsur dari pemerintah di bawah Kominfo yang mempunyai tugas besar dalam mengelola spektrum frekuensi radio, orbit satelit, dan alat perangkat telekomunikasi yang digunakan oleh masyarakat secara luas,” jelas Ismail, saat membuka pelaksanaan BROAD: BerAkhlak Orientation and Beyond PPPK ditjen SDPPI Batch 1 tahun 2024, di Pusdikhub TNI AD, Bandung, Senin (22/1).

“Ditambah dengan era saat ini, pada kenyataannya telah mengubah cara organisasi dalam mengambil sebuah keputusan. Dalam bagaimana mengelola, mendorong perubahan dan memecahkan masalah,” sambungnya.

Pelatihan ini dilaksanakan sejak 21 Januari hingga 3 Februari 2024. Selain digelar di Pusdikhub TNI AD, pelatihan juga digelar di Gedung Telkom Corporate University Center (TCUC), Gegerkalong, Kota Bandung.

Banyak figur profesional yang diundang menjadi pembicara dalam orientasi PPPK Ditjen SDPPI batch pertama ini. Ismail menyebut, hal ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para ASN agar siap dalam menghadapi isu-isu perubahan, terlebih dari kondisi saat ini yang begitu dinamis, sambil memegang teguh nilai-nilai dasar ASN yang sesungguhnya.

“Dapat memegang teguh nilai-nilai dasar ASN yang seiring dengan tujuan organisasi kita, yaitu berakhlak, bukan hanya jadi jargon semata,” terangnya.

Pelatihan ini diharapkan juga dapat membangun kepercayaan dan membentuk hubungan yang sinergis antar ASN. Lalu, mengembangkan kemampuan mereka dalam bersikap adaptif, sehingga bisa diimplementasikan di satuan kerja masing-masing.

“Tantangannya adalah, ASN sebagai pegawai yang membawa perubahan,” katanya.

“Saya harapkan bisa diikuti pelatihan ini dengan baik dan semangat. Selamat belajar, berlatih dengan baik, dan jaga kesehatan dan kekompakan,” pungkas Ismail.

Biar gak ketinggalan informasi menarik lainnya, ikuti kami di channel Google News dan Whatsapp berikut ini.

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini