
Sastrawan Danarto meninggal lantaran tertabrak saat dirinya sedang menyeberang jalan di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa (8/4) sekitar pukul 13.30 WIB. Danarto diketahui tertabrak sepeda motor yang hendak melintas di kawasan tersebut.
Kasat Lantas Polres Tangerang Selatan AKP Lalu Hedwin menjelaskan kronologi peristiwa tersebut. Danarto tertabrak saat ia hendak menyeberang untuk menuju ke salah satu bank di Kampung Utan, Ciputat, Tangerang Selatan.
Namun saat itu, satu motor yang dikendarai oleh seorang berinisial SL pun hendak melintasi jalur yang digunakan Danarto.
"Iya meninggal di IGD Fatmawati. Jenazah akan dibawa ke rumah duka Fatmawati," tuturnya saat dihubungi CNNIndonesia.com.
Kabar duka ini juga disampaikan oleh Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf melalui unggahannya di media sosial. Triawan pun sedikit menggambarkan sosok Danarto yang telah menyumbangkan karyanya kepada dunia literasi Indonesia.
Lahir di Sragen pada 27 Juni 1940, Danarto dikenal melalui karyanya, kumpulan cerpen Godlob. Kumpulan cerpen ia lainnya, Adam Ma'rifat, memenangkan Hadiah Sastra 1982 dari Dewan Kesenian Jakarta.
Selama hidupnya, Danarto sempat bekerja di majalah Zaman pada 1979 hingga 1985, lalu pada 1976 mengikuti International Writing Program di Universitas Iowa, dan mengikuti Festival Penyair International di Rotterdam, Belanda, pada 1983.