
-
Cinta Laura 'meletakkan' Vida begitu saja, tanpa peringatan. Sebelumnya, ia hanya berkata hendak mundur dari sosial media seusai publik ramai membicarakan penyebaran foto-foto pribadi bersama mantan kekasih. Belum diketahui apakah akan ada tindak lanjut dari Vida atau single semata.
Tak banyak perubahan dari Glenn Fredly, yang kali ini menyanyikan lagu tema film adaptasi novel. Kembali ke Awal masih sendu, masih syahdu, masih Glenn. Bila Anda membutuhkan sesuatu yang lebih segar dan bermelodi, ada Rocket Rockers, SATCF, serta Coldiac yang belakangan ini ramai dibicarakan.
Dari redaksi CNNIndonesia.com, inilah lima video musik pilihan pekan ini.
|
Glenn Fredly tetap tinggal di zona amannya dalam 'Kembali ke Awal'. (CNN Indonesia/Puput Tripeni Juniman)
|
Rocket Rockers - Dia
Unit pop punk veteran asal Bandung, Rocket Rockers, menghadirkan visual untuk Dia yang sebenarnya merupakan lagu lama. Dia adalah single dari album Tons of Friends yang rilis pada 2011 silam.
Menurut Rocket Rockers, yang tidak menjelaskan secara spesifik mengapa video musik Dia membutuhkan waktu delapan tahun sampai dirilis, klip ini bisa juga menjadi perayaan usia 20 tahun Rocket Rockers. Visualnya sendiri tidak sangat istimewa, namun lagu ini bakal membuat Anda berdendang tanpa menyadarinya.
Secara keseluruhan, visual Makes Me Wanna terbilang mendukung audio lagu ini. Rasanya seperti bertabrakan, mengejutkan tetapi juga membuai. Mengejutkan karena warna-warna cerah yang ditampilkan di video, dan membuai karena Makes Me Wanna memiliki melodi dan gaya bernyanyi di luar dugaan.
SATCF adalah unit punk melodik asal Malang yang sudah cukup lama malang melintang di skena melodik Pulau Jawa, Bali juga Lombok. Makes Me Wanna merupakan ramuan yang bisa dibilang paling berbeda di diskografi mereka, dengan suara rendah, serta racikan rocksteady dan delay dub di antaranya. Mengesankan.
Coldiac - Don't (Love Me)
Inilah nama yang belakangan kerap terlihat di berbagai acara dan festival di Jakarta. Kali ini, dalam kemasan hitam-putih, Coldiac membawa Don't (Love Me). Jika Anda kemudian teringat pada The 1975, nikmati saja dan coba simak lagu-lagu Coldiac lainnya. Mereka punya lebih daripada itu. Kalau tidak, rasanya Petra Sihombing pun tak asal memilih Coldiac untuk diproduseri.
Visualnya sendiri cenderung sederhana, tetapi kesederhanaan itu yang membuat Don't (Love Me) terdengar lebih berkarakter.