
-
Konon, usia produktif adalah masa emas bagi setiap orang. Produktivitas akan meningkat saat seseorang baru saja menyelesaikan masa kuliahnya.
Di masa itu, berbagai pengalaman baru bakal datang menghampiri. Akan ada teman-teman baru yang mengelilingi, pesta, dan kegembiraan lainnya pada rentang usia 20-30an.
Kebebasan yang didapat setelah berhasil merampungkan pendidikan tinggi bak impian. Namun, siapa sangka jika di balik gemerlap usia 20-30an itu tersimpan rasa sepi yang diam-diam menyerang?
Sebuah studi yang diterbitkan dalam Developmental Psychology menemukan bahwa kesepian akan terjadi dalam rentang usia 20an (atau tepat setelah seseorang lulus kuliah) hingga usia 30an.
Lihat juga:Kurang Tidur Buat Anda Jadi Kesepian |
Lihat juga:Rasa Kesepian Tak Ubahnya dengan Penyakit Kronis |
Lantas, apakah kesepian berakar dari sebuah kegagalan?
"Media sosial, yang merupakan sorotan utama dari semua orang, membuat banyak anak muda merasa sendirian dan tersesat," kata Brigham.
Usia 20an memang penuh dengan gejolak. Namun, di lain sisi, masa itu juga merupakan waktu bagi seseorang untuk berusaha menentukan siapa mereka dan kehidupan seperti apa yang mereka inginkan.
Di masa ini, anggota dalam kelompok atau lingkaran pertemanan akan berpencar dan sibuk dengan kegiatannya masing-masing. Akibatnya, membangun kedekatan dengan teman adalah sesuatu yang rumit.
"Banyak orang dewasa muda tak mampu membangun persahabatan," kata Brigham. Padahal, membangun kelompok pertemanan yang mendukung akan membantu seseorang menepis rasa sepi.
Saat seseorang merasa takut akan kesepian, dia akan terjebak dalam 'lingkaran setan'. Stigma buruk soal rasa sepi bakal membuat seseorang semakin terjatuh dan merasa lebih kesepian.
Carla Manly, seorang psikolog klinis asal California, Amerika Serikat, menyoroti ihwal siklus ini. Kesepian, kata dia, membuat seseorang merasa malu. Banyak anak muda yang tak mau mengaku kesepian.
"Siklus ini terus berlanjut dan kerap berujung pada depresi atau isolasi yang kuat," kata Manly. "Jika kita terus berpikir tentang apa yang kita inginkan dalam hidup, hal itu hanya akan semakin membuat kita kecewa"
Kunci untuk mengatasi kesepian sesungguhnya sederhana dan tak sulit. Manly menyebut, seseorang hanya perlu melakukan sesuatu yang disukainya untuk menangkis rasa sepi. Hal itu akan membuat seseorang merasa lebih 'hidup' dibanding sebelumnya.