Sport

Lorenzo Sebut Vinales Tak Butuh Nasihat Darinya

  • 09 December 2016
  • Bagikan :
    Lorenzo Sebut Vinales Tak Butuh Nasihat Darinya

    ANDORRA, JUARA.net - Pebalap MotoGP asal Spanyol, Jorge Lorenzo, menyebut Maverick Vinales tak butuh masukan darinya untuk menjalani persaingan MotoGP 2017.

    "Maverick tidak perlu nasihat apa pun karena dia tahu bagaimana cara memenangi balapan," kata Lorenzo kepada Motorsport.com saat peluncuran museumnya di Andorra, pekan lalu.

    "Saya akan berkata kepadanya untuk fokus pada balapan karena dengan begitu dia akan mendapatkan hasil lebih bagus dibandingkan jika dia fokus pada hal lain," ujar Lorenzo lagi.

    Lorenzo memiliki museum yang terbuka untuk umum berisikan barang-barang berharga dan penuh kenangan dari para pebalap MotoGP dan Formula 1.




    Barang-barang tersebut merupakan koleksi pribadi Lorenzo yang dikumpulkan sepanjang kariernya. Museum tersebut diberi nama JL99 World Champion Collection.

    Lorenzo akan membalap untuk Ducati mulai musim 2017. Kursi yang dia tinggalkan di Yamaha akan diisi Vinales, yang pada dua musim sebelumnya membela Suzuki Ecstar.

    Pada tes pasca-musim di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, 15-16 November, Vinales selalu menjadi yang tercepat dengan motor Yamaha YZR-M1.

    Pebalap Movistar Yamaha asal Spanyol, Maverick Vinales, memacu motornya pada hari kedua tes pasca-musim di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Rabu (16/11/2016).
    Pebalap Movistar Yamaha asal Spanyol, Maverick Vinales, memacu motornya pada hari kedua tes pasca-musim di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Rabu (16/11/2016). (MOTOGP.COM)
    Yamaha lalu menggelar tes tertutup di Sirkuit Sepang, pekan berikutnya. Valentino Rossi merupakan salah satu dari sedikit orang yang tahu hasil putaran Vinales di Sirkuit Sepang.

    Pada acara Rally Show di Monza, Italia, akhir pekan lalu, Rossi mengatakan bahwa rekan barunya tersebut merupakan salah satu ancaman berat baginya pada musim depan.

    Lorenzo yakin Vinales akan bisa cepat beradaptasi dengan tim dan rekan barunya. Hasil pada MotoGP 2016 juga jadi acuan.

    "Belakangan (pada seri-seri terakhir MotoGP 2016) dia sudah membalap dengan bagus dan selalu bersaing untuk mendapatkan podium," kata Lorenzo.

    "Dengan motor yang superior (M1), secara teori dia seharusnya bisa bersaing lebih lagi, untuk menjadi pemenang, serta menjadi juara dunia," ujar dia lagi.

    Lorenzo bahkan membandingkan Vinales dengan pebalap Repsol Honda yang belum lama ini meraih gelar juara dunia MotoGP ketiganya, Marc Marquez.

    "Dia melakukan awalan menjanjikan dan punya bakat yang sangat mirip dengan Marquez. Kita lihat apakah dia bisa memanfaatkan bakat tersebut menjadi hasil," kata pebalap 29 tahun tersebut.

    MotoGP 2017 rencananya akan bergulir mulai Maret. Seri perdana akan digelar di Sirkuit Losail, Qatar, akhir Maret.

    © Juara

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini