Luncurkan Visa Wisata, Arab Saudi Tetap Larang Alkohol - Uzone
home ×
Travel

Luncurkan Visa Wisata, Arab Saudi Tetap Larang Alkohol

29 September 2019 By
Luncurkan Visa Wisata, Arab Saudi Tetap Larang Alkohol
Share
Share
Share

Arab Saudi secara resmi memberikan visa yang diperuntukkan bagi wisatawan dari 49 negara yang ingin mengunjungi Saudi. Selain itu, pemerintah Arab Saudi juga memberlakukan aturan-aturan yang harus dipatuhi, termasuk pelarangan alkohol.

Arab Saudi akan mengenakan denda untuk 19 pelanggaran terkait dengan kesopanan publik. Pemerintah telah mencantumkan aturan dan juga pelaggaran itu di situs web visa mereka.

Adapun aturan itu mencakup membuang sampah sembarangan, meludah, menerobos antrean, mengambil foto dan video orang tanpa izin, dan memutar musik pada waktu shalat. Denda yang akan dikenakan berkisar dari 50 riyal atau Rp 188 ribu hingga hingga 6 ribu riyal atau Rp 22 juta.

"Peraturan tersebut dimaksudkan untuk memastikan bahwa pengunjung dan wisatawan di kerajaan mengetahui hukum yang berkaitan dengan perilaku publik sehingga mereka mematuhinya,” tulis pernyataan Kementrian Dalam Negeri Arab Saudi seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (28/9).

Pernyataan itu menjelaskan, Polisi Arab Saudi memiliki tanggung jawab tunggal untuk memantau pelanggaran dan menjatuhkan denda. Aturan itu juga memberlakukan larangan musik, alkohol, mixed-gender dan wanita yang mengendarai mobil.

Sebagai Negara Muslim, Pemerintah Arab Saudi tetap melarang wisatawan ataupun pengunjung membawa minuman beralkohol. Sehingga, wisatawan yang tak ingin terkena denda harus mematuhinya aturan.

Meskipun belum dirinci denda tersebut, terdapat hal yang melegahkan bagi para perempuan dan pebisnis. Sebab, larangan mengemudi oleh perempuan telah dicabut dan hiburan publik termasuk bioskop yang pernah dilarang telah diperbolehkan.

Di Arab Saudi telah banyak restoran dan kafe telah menghilangkan diskriminasi pada gender. Selain itu, restoran dan kafe tetap melayani pengunjung pada jam-jam shalat.

Putra Mahkota Mohammed bin Salman telah mempelopori pembukaan sosial dan reformasi untuk mendiversifikasi ekonomi dari minyak. Sejak tahun lalu, perempuan di Arab Saudi tidak perlu lagi mengenakan abaya selama dapat berpakaian dengan sopan.

Kepala Pariwisata Saudi, Ahmed Al-Khateeb menyatakan, pariwisata adalah salah satu program reformasi Visi 2030 Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Program itu agar dapat mempersiapkan ekonomi Arab untuk era pasca-minyak.

"Membuka Arab Saudi bagi wisatawan internasional adalah momen bersejarah bagi negara kami," kata Kepala Pariwisata Saudi, Ahmed Al-Khateeb, Jumat (27/9).

 

Berita Terkait

Berita Lainnya

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini

58 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
ALI YUSUF 20 January 2020 | 11:05:34

bagus tuh tetap dipertahankan agar barang haram tidak lolos

Agung Supriyono 04 December 2019 | 12:50:25

minum minuman beralkohol dalam perjalanan memang gak di anjurkan

Farabi 30 October 2019 | 19:27:18

Siapa sih yang gak suka

Bara Api 27 October 2019 | 02:27:26

alkohol teraplah alkohol jadi harus tetap dilarang

Musik dangdut Indonesia 25 October 2019 | 21:47:45

kenapa alkohol masih diperjualkan

Load More Comments
Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id

Related Article