
Uzone.id — Perusahaan teknologi dunia semakin menunjukkan komitmen mereka dalam hal pelestarian lingkungan. Setelah Meta dan Microsoft, Netflix menjadi perusahaan selanjutnya yang mengumumkan kerja sama untuk membeli kredit karbon.
Netflix menggandeng American Forest Foundation (AFF) melalui kontrak jangka panjang selama 15 tahun ke depan untuk membeli verified carbon credits yang dihasilkan dari proyek Fields & Forests (F&F), sebuah program Afforestation, Reforestation, and Revegetation (ARR).Berbeda dengan Microsoft yang langsung memberi kredit karbon, Netflix sendiri lebih ke memberi dukungan untuk menyulap lahan kosong jadi hutan baru yang nantinya akan menghasilkan carbon credits, yang pada akhirnya akan mengurangi emisi karbon.
Proyek ini berfokus mengajak keluarga pemilik lahan kecil di Amerika Serikat bagian Selatan untuk mengubah lahan-lahan yang tidak termanfaatkan menjadi hutan produktif.
“Kerja sama Netflix menunjukkan bahwa bisnis dan alam dapat berjalan berdampingan. Dengan investasi yang tepat dan didukung sains, solusi iklim berbasis alam bisa menjadi alat yang kuat dan kredibel untuk menghadapi tantangan konservasi,” kata John Ringer, Senior Director of Project Finance and Environmental Markets AFF, dikutip dari ESG Today.
Dengan kerja sama ini, Netflix akan membantu meluncurkan 6.000 acre pertama sekaligus memperluas program ke berbagai wilayah di U.S. South.
Tak hanya itu, Netflix juga akan memberikan pembiayaan awal untuk F&F melalui pembayaran di muka. Artinya, pendanaan awal akan dicairkan sesuai pencapaian target tertentu, misalnya jumlah lahan yang berhasil didaftarkan.
AFF sebagai partner Netflix dalam hal ini telah menjadi organisasi konservasi nasional yang bekerja sama dengan pemilik lahan keluarga untuk menjaga kesehatan, produktivitas, dan keberlanjutan lahan mereka.
Hingga saat ini, proyek Fields & Forests dari AFF telah berhasil mendaftarkan 2.500 acre lahan milik keluarga.
Dari lahan tersebut, AFF berencana menanam sekitar 1,4 juta pohon baru dan telah mengalokasikan lebih dari USD2 juta dalam bentuk pembayaran langsung kepada para pemilik lahan.
Kedepannya–termasuk dengan dukungan dari Netflix, AFF menargetkan untuk mendaftarkan 75.000 acre hingga tahun 2032, dengan potensi menghasilkan sekitar 4,8 juta kredit karbon. AFF juga menyatakan ambisi untuk terus memperluas program di luar target tersebut.