
Uzone.id - Hadirnya MacBook Neo langsung bikin persaingan di pasar laptop murah makin panas. Sejumlah brand pun meluncurkan produk andalannya untuk melawan laptop murah Apple tersebut, mulai dari Asus, Acer, Dell, hingga MSI.
Di Computex 2026, deretan laptop Windows ini membawa beberapa keunggulan yang tak dimiliki MacBook Neo, mulai dari layar 120Hz, pilihan port yang lebih lengkap, sampai opsi konfigurasi memori yang lebih fleksibel. Berikut daftarnya:Dell XPS 13
Dell XPS 13 jadi salah satu pesaing MacBook Neo yang cukup menarik. Laptop ini hadir dengan harga mulai USD699 atau sekitar Rp12,6 jutaan, atau bisa dibeli dengan harga USD599 atau sekira Rp10,8 jutaan untuk pelajar di pasar tertentu.
Dell memposisikan XPS 13 sebagai laptop tipis dan ringan untuk pengguna yang butuh perangkat ringkas, tapi tetap punya desain premium. Bobotnya sekitar 1 kg, dengan bodi aluminium CNC yang terasa khas lini XPS.
Laptop ini menggunakan prosesor Intel Core Series 3, dengan opsi sampai Intel Core Ultra 7 Series 3. Untuk memori, pengguna bisa memilih konfigurasi hingga 32 GB LPDDR5X dan penyimpanan SSD hingga 1 TB.
Salah satu nilai jual XPS 13 ada di layarnya. Dell membekalinya dengan panel 13,4 inci yang sudah touchscreen dan beresolusi 2,5K. Layarnya juga mendukung refresh rate di rentang 30Hz sampai 120Hz, tingkat kecerahan 500 nits, hingga Dolby Vision.
Fitur lainnya mencakup webcam IR 1080p untuk Windows Hello, speaker Dolby Atmos, Wi-Fi 7, serta sistem pendingin dual-fan. Namun yang menjadi catatan adalah, varian paling murahnya masih menggunakan RAM 8 GB.
Masih cukup buat pemakaian harian seperti browsing, mengetik, dan streaming. Tapi untuk pemakaian jangka panjang, varian 16 GB tentu lebih aman.
Asus Zenbook 14
Asus juga punya Zenbook 14 sebagai calon pesaing MacBook Neo. Konsepnya pun sama, di mana Asus menyertakan banyak varian warna yang lebih segar, seperti Arctic Blue, Komodo Coral, dan Zabriskie Beige.
Dari sisi desain, Zenbook 14 masih mempertahankan bodi tipis dan ringan khas lini Zenbook. Asus menggunakan material Ceraluminum, yang memadukan karakter keramik dan aluminium agar terasa lebih premium, tapi tetap nyaman dibawa bepergian.
Menariknya, Zenbook 14 tersedia dalam beberapa pilihan platform, mulai dari Intel, AMD, sampai Qualcomm Snapdragon. Artinya, pengguna bisa memilih sesuai kebutuhan, apakah mengejar performa, efisiensi baterai, atau pengalaman Windows berbasis Arm.
Laptop ini juga membawa layar OLED 14 inci berasio 16:10 dengan refresh rate 120Hz. Di sektor daya pun tak kalah, lantaran Zenbook 14 sudah dibekali baterai yang bisa bertahan sampai 21 jam pada konfigurasi tertentu.
Keunggulan lainnya, Asus Zenbook 14 kasih lebih banyak port dibanding MacBook Neo, seperti sepasang port USB-C, USB-A, hingga HDMI. Soal harga, Asus Zenbook 14 dibanderol dengan harga mulai USD799 atau Rp14,4 jutaan.
Acer Swift Air 14
Selanjutnya ada Acer lewar Swift Air 14. Dibanderol mulai USD699 atau Rp12,6 jutaan, laptop ini menggunakan prosesor Intel Core Series 3 ‘Wildcat Lake’, dengan pilihan Core 5 atau Core 7.
Acer Swift Air 14 hadir dengan bodi aluminium dan juga dilapisi pilihan warna yang cukup berani, mulai dari hijau, pink, ungu, sampai biru keabu-abuan. Bobotnya sekitar 1,25 kg, sehingga masih masuk kategori ringan untuk laptop 14 inci.
Layarnya menggunakan panel 14 inci beresolusi 1.920 x 1.200 piksel dengan tingkat kecerahan 350 nits. Resolusinya memang bukan yang paling tinggi di kelasnya, tapi Acer memberikan refresh rate 120Hz dan cakupan warna 100% sRGB.
Dari sisi port, Acer Swift Air 14 dibekali dua port Thunderbolt 4, USB-A 3.2, dan jack audio 3,5 mm. Di balik bodinya yang terbilang ringkas, disematkan juga baterai 70 Wh yang lebih besar dibanding MacBook Neo dengan baterai 36,5 Wh.
MSI Modern 14S AI+
MSI juga punya laptop baru yang bersaing langsung dengan MacBook Neo, yakni Modern 14S AI+. Kali pertama dipamerkan di ajang CES 2026, Laptop ini bawa layar OLED 14 inci dan sudah mengantongi standar ketahanan kelas militer dengan sertifikasi MIL-STD 810H.
Untuk performa, MSI Modern 14S AI+ ditenagai prosesor Intel Core Ultra Series 3. Laptop ini turut membawa fitur AI khas MSI, termasuk MSI AI Engine yang dapat menyesuaikan performa berdasarkan skenario penggunaan.
Keunggulan lain ada di konektivitas. MSI tidak membuat laptop ini terlalu minimalis, karena masih menyediakan USB-C, USB-A, HDMI, microSD card reader, sampai port Ethernet.
Soal harga, dari penelusuran kami, MSI Modern 14S AI+ dibanderol di kisaran USD950 atau Rp17 jutaan—menjadi yang termahal dalam daftar ini.