
-
Ilustrasi iPhone (Uzone.id)
Baca juga: iPhone Masa Depan Tanpa Lubang Charger
Sekadar informasi, sudah hal lumrah bila ada salah satu komponen yang ditolak dan tidak digunakan dengan alasan mengutamakan kesempurnaan.
Nah, dari komponen yang ditolak tersebut, beberapa manajer mengambilnya dan bekerja sama dengan perusahaan lain.
Dalam memasarkan iPhone berkomponen cacat tersebut, mereka berhasil meyakinkan para konsumen lewat klaim. Produk itu mereka klaim sebagai iPhone asli dan sah buatan Apple.
Baca juga: Fitur iPhone Ini Berhasil Kembalikan Mobil yang Dicari
Hasilnya tidak main-main, mereka mendapatkan pemasukan sampai US$ 43 juta atau lebih kurang Rp 602 miliar. Kabar ini pun langsung menuai banyak kecaman dari berbagai pihak.
Di bawah prosedur operasi normal perusahaan, komponen iPhone yang rusak biasanya akan dihancurkan. Namun, dalam kasus tersebut, komponen justru digunakan untuk membuat iPhone.
Sialnya, oleh Apple hal tersebut baru diketahui, dan membuat CEO Apple Tim Cook mencak-mencak.
Alhasil, kasus ini sedang dilakukan penyelidikan oleh pihak Apple dan internal Foxconn.
Video Perbandingan iPhone 11 dan iPhone XR: