
Pernahkah Anda dengar soal pijat prostat? Jenis terapi pijat khusus pria yang satu ini mulai naik daun karena banyak orang percaya akan manfaatnya bagi kesehatan seksual Anda. Pijat memang kedengarannya bisa jadi solusi yang cukup mudah dan sederhana untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan. Namun, benarkah pijat prostat bermanfaat bagi Anda?
Pijat prostat dilakukan demi kepentingan medis maupun terapeutik. Akan tetapi, perlu diingat bahwa hingga saat ini, manfaat menjalani terapi pijat ini belum ada bukti klinisnya. Bukti-bukti yang berhasil dikumpulkan sejauh ini sifatnya sangat terbatas, yaitu dari pengalaman orang-orang yang pernah melakukannya.
Terapi pijat khusus pria ini diyakini bisa mencegah penumpukan cairan prostat, meredakan rasa sakit dan tidak nyaman akibat peradangan prostat, meningkatkan performa seksual, meningkatkan keampuhan antibiotik yang diresepkan untuk atasi prostatitis, serta menjaga kesehatan prostat secara umum.
Beberapa penyakit atau kondisi yang diklaim bisa diatasi dengan pijat prostat antara lain adalah sebagai berikut.
Pijat ini bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu dari luar dan dari dalam. Untuk memijat dari luar, Anda cukup mengurut area perineum pria dengan lembut. Perineum terletak di tengah-tengah antara buah zakar dan anus. Anda juga bisa memijat area di bawah pusar dan tepat di atas penis.
Untuk memijat dari dalam, Anda bisa melakukannya sendiri atau dengan bantuan dokter atau terapis. Carilah dokter atau terapis yang sudah berpengalaman dan bereputasi baik supaya lebih aman. Biasanya setelah melakukan pemeriksaan prostat, dokter akan memasukkan jari yang sudah dilapisi sarung tangan karet dan dilubrikasi melalui anus. Kemudian, dokter akan memberi tekanan tertentu langsung pada prostat Anda.
Sebagian orang melaporkan rasa sakit atau tidak nyaman ketika dipijat. Beri tahu dokter atau terapis Anda jika Anda memang merasakan sakit. Setelah dipijat Anda juga mungkin akan mengeluarkan cairan prostat melalui penis. Ini karena tumpukan atau sisa-sisa cairan yang terjebak di dalam kelenjar prostat didorong keluar saat Anda dipijat.
Hati-hati kalau Anda ingin melakukan pijat prostat, terutama pijat dari dalam. Pasalnya, pijatan ini mungkin menimbulkan dampak seperti gejala prostatitis tambah parah, perdarahan, penyebaran kanker prostat (jika ada), luka pada dinding rektum, wasir (hemoroid), atau infeksi kulit selulitis.
Maka itu, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter Anda sebelum melakukan pijat khusus pria ini. Para ahli juga mengimbau masyarakat untuk lebih jeli serta kritis saat memilih perawatan maupun terapis yang tidak mendapat pengawasan oleh Kementerian Kesehatan.
The post Untuk Apa Pijat Prostat? Benarkah Bisa Atasi Berbagai Masalah Seksual? appeared first on Hello Sehat.