home ×
News

Mang Ojo, Ojek 64 Tahun yang Viral, Bukan Driver Gojek

02 August 2017 By
Mang Ojo, Ojek 64 Tahun yang Viral, Bukan Driver Gojek
Share
Share
Share
Share

Nama Johari atau Mang Ojo ramai dibicarakan warganet di media sosial. Kisah Mang Ojo dan motor rusaknya viral dan mendapat banyak perhatian pengguna Facebook dan Instagram.

Cerita Mang Ojo pertama kali diunggah oleh driver Gojek, Wahyu Fauzan, ke akun Instagram @dramaojol.id. Di akun Instagram itu ia bercerita tentang keprihatinannya pada kondisi Mang Ojo, driver Gojek yang motornya rusak di jembatan layang Pondok Kopi, Jakarta Timur. 

 

Fauzan mengatakan, awalnya ia melihat seseorang dengan atribut Gojek sedang mengotak-atik motornya di bawah jembatan layang sekitar pukul 13.00 WIB. Karena merasa ada teman senasib yang sedang kesusahan, Fauzan langsung menghampiri pria tersebut. 

"Ya saya heran aja gitu, ada orang lagi kesusahan di pinggir jalan, motornya mogok kok enggak ada yang bantuin. Waktu saya tegur orangnya, eh taunya sudah tua gini. Merinding saya tuh," ujar Fauzan kepada kumparan (kumparan.com) di kawasan Cipinang, Jakarta Timur, Rabu (2/8). 

 

Setelah menyelidiki kerusakan yang ada pada sepeda motor Mang Ojo, Fauzan langsung membawa motor tersebut ke bengkel terdekat. Rupanya, oli di sepeda motor Mang Ojo sudah sangat kering. 

"Ini motor udah rusak berat. Olinya sampe kering begitu. Ya udah, sementara kita benerin olinya dulu," ujar Fauzan. 

Selain Fauzan, kumparan juga berbincang dengan Mang Ojo di lokasi yang sama. Mang Ojo bercerita, motor yang ia gunakan sehari-hari untuk mencari uang itu memang sering mogok karena jarang diservis.

"Jadi kemarin tau-tau pas di tengah jalan mogok. Mana panas banget. Saya sampe pindah dua kali itu buat ngotak-ngatik motornya sendirian," papar Mang Ojo.

 

Mang Ojo menjelaskan bahwa dia bukanlah tukang ojek online tetapi tukang ojek konvensional. Hal itu berbeda dengan foto Mang Ojo yang viral, di sana terlhat Mang Ojo mengenakan jaket Gojek.

Menurutnya saat mencari penumpang ia memang mengenakan atribut Gojek. Alasannya cukup sederhana, karena sebelumnya Mang Ojo pernah menjadi driver Gojek. Jaket Gojek bisa melindungi tubuhnya dari angin dan panasnya sinar matahari.

"Saya dulu sempat daftar jadi (driver) Gojek di Senayan. Tapi abis itu hapenya ilang, ya udah, saya ngojek biasa, tapi pakai jaketnya. Lumayan soalnya kalau dipakai," tambahnya. 

Ponsel itu hilang sehari setelah Mang Ojo mendaftar menjadi driver Gojek. Padahal ponsel itu merupakan fasilitas dari Gojek.

Awalnya, Mang Ojo sudah berusaha untuk mendapatkan handphone baru dengan membayar uang sebesar Rp 700 ribu ke pihak Gojek. Namun, karena proses yang lama dan tidak ada hasilnya itu, ia akhirnya menyerah dan memutuskan untuk menjadi driver ojek biasa. 

"Cuma ya sekarang banyak yang bilang saya dari Gojek. Padahal bukan, cuma pakai saja jaketnya biar samaan kayak yang lain," tambah dia. 

 

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini

Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id

Related Article