icon-category News

Mantan Menkeu Marie Muhammad Tutup Usia

  • 11 Dec 2016 WIB
  • Bagikan :


    TEMPO.CO, Jakarta – Mantan Menteri Keuangan Marie Muhammad hari ini wafat. Ia meninggal di usia 77 tahun.

    Menteri Keuangan pada era Presiden Soeharto tersebut menghembuskan napas terakhir dini hari tadi, Ahad, 11 Desember 2016. Informasi yang beredar, Marie meninggal sekitar pukul 01.30 di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, Cawang, Jakarta Timur.

    Juru bicara Kementerian Keuangan Lucky Al Firman mengatakan almarhum sempat dirawat di Rumah Sakit Pusat Otak. “Beliau sudah sakit lama,” kata dia saat dihubungi Tempo, Ahad, 11 Desember 2016.

    Lucky mengatakan pemakaman terhadap Marie rencana dilakukan pagi ini. Namun, informasi mengenai waktu pemakaman, kata dia, masih dikoordinasikan dengan pihak keluarga. Ia mengatakan keluarga menginginkan pemakaman terhadap jenazah Marie dilakukan secepatnya.

    Menurut Lucky, informasi terakhir untuk lokasi pemakaman jenazah Marie dilakukan di Pemakaman Tanah Kusir Jakarta Selatan. “Tapi masih dikoordinasikan,” ujarnya.

    Pada 19 November lalu, Lucky mengatakan Marie Muhammad menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, Cawang, Jakarta Timur. Saat itu ia enggan memberitahukan sakit yang diderita mantan ketua umum Palang Merah Indonesia tersebut. Luky menyebutkan, pihak keluarga hanya tak ingin kabar tersebut diungkap secara luas kepada media.

    Menurut Lucky, Marie merupakan sosok menteri yang terkenal akan kejujuran dan kelurusannya. Berdasarkan situs Kementerian Keuangan, Marie dijuluki Mr Clean karena perjuangannya memberantas korupsi di lingkungan keuangan. Ia juga berupaya meningkatkan efisiensi dan membersihkan institusi dari pegawai yang korup.

    Marie diangkat sebagai Menteri Keuangan oleh presiden Soeharto pada 17 maret 1993. Pada masa menjabat, ia menolak dana taktis dan anggaran perjalanan dinas yang dinilai terlalu besar. Bahkan selama lima tahun menjadi Menteri Keuangan, pada awal 1997, Indonesia pernah menjadi pelopor di Asia Tenggara dalam bidang perekonomian.

    DANANG FIRMANTO

    Berita Terkait:

     

    Cek berita dan artikel yang lain di Google News

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini