Home
/
Digilife

Marak Iklan di X Pakai Foto AI Pejabat RI, Hati-hati Phishing

Iklan scam dengan gambar AI dan tokoh publik membanjiri X, mengarahkan pengguna ke situs penipuan trading yang meminta deposit. Iklan ini memakai 'cloaking'.

Marak Iklan di X Pakai Foto AI Pejabat RI, Hati-hati Phishing

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Iklan scam dengan gambar AI dan caption ambigu membanjiri timeline X di Indonesia, mencatut tokoh publik seperti Chairul Tanjung dan Purbaya.
  • Pengguna yang mengklik iklan dialihkan ke situs berita palsu, meminta data, lalu ke layanan trading yang meminta deposit uang.
  • Iklan menggunakan teknik "cloaking" untuk lolos deteksi, menampilkan sumber palsu seperti "amazon.sa" tapi mengarahkan ke situs penipuan.
  • X meminta pengguna untuk melaporkan iklan mencurigakan yang melanggar aturan melalui fitur pelaporan untuk mencegah kerugian.

Uzone.id — Bebarapa waktu lalu, iklan mencurigakan di X menggunakan gambar yang dibuat dengan AI dan caption yang mengundang rasa penasaran membanjiri timeline pengguna di Indonesia.

Foto tersebut sekilas terlihat bukan seperti iklan tapi ketika diklik, pengguna justru dibawa ke situs lain yang menampilkan berita palsu hingga mengarahkan mereka ke layanan trading dengan permintaan deposit.

Beberapa pengguna Indonesia mendapati iklan ini muncul di timeline mereka, menampilkan tokoh pejabat seperti Chairul Tanjung hingga mantan Menteri Keuangan, Purbaya. Captionnya pun membuat penasaran, seperti “Tas apa itu?”, “Kira-kira apa yang ada di dalam tas itu?” dan lainnya.

Alih-alih mendapat jawaban, pengguna langsung diarahkan keluar dari X. Dari sinilah alur penipuan berlanjut, mulai dari halaman berita palsu, tampilan percakapan, permintaan data, hingga ajakan menyetorkan uang.



Berdasarkan pengalaman dan penelusuran yang dibagikan di X, tautan dalam situs tujuan membawa pengunjung ke tampilan situs berita online palsu, lalu ketika mengklik link-link yang ada disitu, pengguna kemudian diminta memasukkan data untuk melanjutkan proses.

Setelah memasukkan data, pengguna akan mendapatkan email dan diarahkan langsung ke situs trading.  Di tahap berikutnya, muncul permintaan untuk melakukan deposit.

Salah satu pengguna yang menelusuri alur tersebut menyebut halaman depositnya dapat menerima pembayaran sehingga uang pengguna benar-benar bisa tersedot.




Di iklan yang muncul di X, terlihat keterangan “Dari amazon.sa”. Tapi, ketika diklik pada iklan justru yang muncul bukan situs Amazon melainkan situs dengan konten lain. Grok AI pun menyebut kalau situs ini menggunakan metode Cloaking.

“Itu iklan scam. Mereka pakai trik cloaking: tampil "Dari amazon.sa" biar lolos review X, tapi kliknya dialihkan ke situs penipuan (klikbait "tas apa itu" + uang). X melarang iklan menipu dan cloaking. Laporkan lewat ikon tiga titik di postingan (pilih spam/mencurigakan) atau form report iklan di help.x.com. Jangan klik,” kata Grok AI ketika ditanya oleh pengguna lain.

Saat ini, iklan AI menggunakan foto pejabat dengan caption ambigu tersebut sudah menghilang di X tapi tidak menutup kemungkinan kalau iklan serupa muncul dengan modus yang berbeda.

Apalagi iklan serupa ternyata tidak hanya muncul di Indonesia tapi juga di negara lain dengan mencatut nama-nama tokoh terkenal.

Saat ini, X meminta pengguna untuk melaporkan iklan yang dicurigai melanggar aturan melalui fitur pelaporan di X atau formulir pengaduan iklan pada pusat bantuannya.

 

FAQ Artikel

Apa itu iklan mencurigakan di X yang dibahas artikel ini?

Iklan ini menggunakan gambar yang dibuat dengan AI dan caption yang mengundang rasa penasaran, membanjiri timeline pengguna X di Indonesia, mencatut tokoh pejabat seperti Chairul Tanjung dan Purbaya.

Bagaimana modus penipuan dari iklan ini bekerja?

Ketika diklik, iklan mengarahkan pengguna ke situs lain yang menampilkan berita palsu, meminta data pribadi, kemudian mengarahkan ke layanan trading dengan permintaan deposit.

Mengapa iklan ini bisa lolos dari deteksi platform X?

Iklan ini menggunakan metode "cloaking", di mana ia menampilkan keterangan "Dari amazon.sa" agar lolos review X, namun mengalihkan klik ke situs penipuan yang sebenarnya.

Apa yang harus dilakukan jika melihat iklan serupa di X?

Pengguna diminta untuk melaporkan iklan yang dicurigai melanggar aturan melalui ikon tiga titik di postingan (pilih spam/mencurigakan) atau formulir laporan iklan di help.x.com, dan jangan mengkliknya.

Apakah penipuan ini hanya terjadi di Indonesia?

Tidak, iklan serupa ternyata tidak hanya muncul di Indonesia tetapi juga di negara lain dengan mencatut nama-nama tokoh terkenal.

Vina Insyani

Vina Insyani

Jurnalis

Jurnalis yang berfokus untuk memantau tren viral di sekitar kalian serta mengulik isu yang ramai dibahas di ruang digital.
Lihat semua artikel →
populerRelated Article