home ×
Lifestyle

Masalah Kesehatan Yang Sering Dialami Perempuan Saat Malam Pertama

15 November 2018 By
Masalah Kesehatan Yang Sering Dialami Perempuan Saat Malam Pertama
Share
Share
Share
Share

Malam pertama, malam yang sangat spesial bagi pasangan setelah mereka sah menjadi suami istri. Banyak yang memiliki ekspektasi tinggi tentang malam pertama mereka.

Namun, ternyata malam pertama bukan hanya malam yang membahagiakan bagi banyak pasangan lho, nggak sedikit dari mereka yang malah merasakan berbagai tekanan. Salah satu alasannya, ini adalah pertama kalinya merasakan suasana yang berbeda, berdua dengan seorang lelaki, yang selama ini tidak pernah dialami. 

Akhirnya hal ini berdampak pada malam pertama mereka yang kadang tidak dilewati dengan melakukan hubungan seksual. Sebuah lembaga survei bernama YouGov pernah melakukan penelitian pada 711 pasangan menikah, yang mendapatkan hasil sebanyak 32% pasangan mengakui mereka tidak melakukan hubungan seksual di malam pertama pernikahan mereka.

Banyak masalah yang memengaruhi kualitas malam pertama seorang perempuan. Masalah-masalah ini meliputi banyak elemen, bukan hanya kesehatan biologis tapi juga pada psikologis. Agar kamu bisa tetap merasakan pengalaman pertama yang berkesan dan memiliki pandangan kelak, yuk kamu simak masalah yang sering dialami perempuan saat malam pertama tiba!

1 Kelelahan

Kelelahan

Tidak ada yang memungkiri, di Indonesia perayaan pernikahan kerap dilaksanakan secara mewah dengan berbagai macam susunan tradisi ala setempat yang menguras banyak tenaga. Dalam survei yang dilakukan YouGov menunjukkan bahwa sebanyak 48% pasangan tidak melakukan hubungan seksual di malam pertama karena mereka terlalu lelah dengan segala prosesi acara pernikahan mereka. Kelelahan kadang membuatmu hanya berpikir ingin tidur dan tidak mau melakukan aktivitas lainnya.

2 Sedang menstruasi

Sedang menstruasi

Menstruasi merupakan sebuah siklus yang wajar bagi kita. Namun, mendapatkannya ketika malam pertama tiba, sepertinya menjadi sesuatu yang sangat tidak kita inginkan. Apalagi, jika kita penasaran akan seks pasca mendapatkan label sah menjadi pasangan suami istri. Selain itu, masa menstruasi memang menjadi salah satu masa yang tidak tepat untuk melakukan hubungan seksual. Menurut Medical News Today, melakukan hubungan seksual ketika masa menstruasi bisa meningkatkan risiko penularan penyakit menular seksual yang berbahaya.Baca Juga: Hubungan Cinta Tetap Langgeng Menjelang Pilpres 2019? Ini Caranya!

3 Rasa takut melakukan hubungan seks pertama kali

Rasa takut melakukan hubungan seks pertama kali

Melakukan hubungan seksual itu membutuhkan sebuah persiapan psikologis yang matang, karena jika tidak, rasa takut yang menyelimuti kita di malam pertama. Menurut, National Survey of Sexual Health and Behavior menunjukkan sebanyak 30% perempuan merasakan hubungan seksual yang menyakitkan di malam pertama mereka setelah menikah. Hal ini kadang menjadi salah satu pemicu rasa takut dan membuat perempuan tidak ingin melakukan hubungan seksual di malam pertama.

Tapi, sebagai perempuan kamu tidak perlu khawatir, karena sakit saat pertama kali melakukan hubungan seksual itu adalah hal yang wajar. Untuk itu, sangat penting melakukan foreplay terlebih dahulu sebelum melakukan penetrasi untuk memastikan kita sudah siap untuk hubungan seksual tersebut. Jika masih merasakan sakit, kamu bisa mencoba menggunakan pelumas sebagai salah satu cara mengurasi rasa takut akan sakit karena hubungan seks di malam pertama.

Nah, itu dia masalah kesehatan baik secara biologis maupun psikologis yang sering dialami banyak perempuan di malam pertama. Masalah-masalah di atas merupakan masalah yang sepele.

Namun kamu harus tetap melakukan komunikasi yang baik agar tidak terjadi kesalahpahaman dengan suamimu dan membuat malam pertama tetap bisa berkesan dan menyenangkan. Selain itu, malam pertama pun tidak hanya digunakan untuk merasakan hubungan seksual saja, kamu bisa mencoba hal lain yang makin membuatmu dan suami merasa lebih dekat dan mengerti satu sama lain.

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini

Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id