Mati Selama 13 Tahun, Satelit NASA Mendadak ‘Bangun’
Badan antariksa Amerika Serikat atau NASA baru-baru ini dikejutkan oleh salah satu satelit mereka yang tiba-tiba ‘hidup’.

-
Uzone.id - Badan antariksa Amerika Serikat atau NASA baru-baru ini dikejutkan oleh salah satu satelit mereka yang tiba-tiba ‘hidup’. Padahal satelit itu diketahui telah mati selama 13 tahun.
Nama satelit itu adalah IMAGE, kepanjangan dari Image for Magnetopause-to-Aurora Global Exploration. Satelit IMAGE awalnya diluncurkan pada 2000 silam yang bertugas untuk meneliti lapisan plasma di sekitar Bumi.
Performa satelit ini sangat baik selama dua tahun pertama bekerja. Lalu pihak NASA memperpanjang misinya dengan tambahan dua tahun.
Sayangnya, pada 2005 Satelit IMAGE hanya menghasilkan gambar hitam gelap.
Mengutip situs BGR, kontak terakhir yang dilakukan NASA ke satelit itu pada 2007. Gagal mendapat respons balik, NASA menyatakan bahwa satelit itu telah mati di antariksa.
Belum lama ini, seorang astronom pemula tiba-tiba menemukan sinyal dari satelit itu yang mengindikasikan bahwa ia masih hidup.
Mereka menyambung, “pada 30 Januari pihak Johns Hopkins Applied Physics Lab di Laurel, Maryland telah sukses mengumpulkan data telemetri dari satelit itu. Sinyal yang muncul adalah 166, itu adalah ID untuk Satelit IMAGE.”
NASA kabarnya akan menggunakan peranti lunak khusus untuk melakukan kontak dengan satelit itu. Proses ini dapat memakan waktu dua pekan untuk benar-benar menentukan status penuh dari satelit.
Uniknya, NASA diperkirakan akan menggunakan software dan program lawas agar dapat berkomunikasi sesuai dengan bahasa pemrograman yang diaplikasikan di satelit itu, mengingat ia diluncurkan 18 tahun lalu.