
Uzone.id - Samsung sukses back to back, mengunci gelar yang sama dan prestisius di Uzone Choice Awards (UCA). Pada edisi UCA 2026 yang berlangsung di Bengkel Space, SCBD, Jakarta Selatan, pada Rabu (15/4), Samsung Galaxy S26 Ultra berhasil meraih predikat ‘Best Flagship Smartphone’.
Sesuai dengan namanya, kategori ini dipersembahkan secara khusus kepada jajaran smartphone yang berani mengusung semua inovasi, fitur tertinggi, dan teknologi paling baru. Meski dibanderol dengan harga di atas Rp10 juta, perangkat ini tetap menyuguhkan spesifikasi paripurna dan pengalaman penggunaan tanpa kompromi.Tahun ini, Samsung Galaxy S26 Ultra bersaing dengan sederet nominator berat yang meliputi iPhone 17 Pro Max, Huawei Pura 80 Ultra, Oppo Find X9 Pro, Xiaomi 17 Ultra, dan Vivo X300 Pro. Namun, berdasarkan hasil voting dan penilaian juri, varian tertinggi dari Galaxy S26 Series ini berhasil memenangkan persaingan.
Pencapaian luar biasa ini disambut baik oleh Ilham Indrawan selaku MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia.
"Galaxy S26 Ultra diciptakan untuk menjadi standar baru di era mobile AI, dengan fitur terdepan yang menggabungkan teknologi AI, performa, estetika kamera, dan security terbaik," ujar Ilham kepada tim Uzone.id.
Ia menambahkan, penghargaan dari Uzone Choice Awards 2026 ini mengonfirmasi bahwa inovasi yang Samsung hadirkan di Galaxy S26 Series—dengan beragam fitur yang mengutamakan kemudahan pengguna dan integrasi teknologi terdepan—adalah masa depan yang diinginkan oleh masyarakat Indonesia.
"Dan kami berterima kasih kepada Uzone Indonesia serta seluruh pembaca atas kepercayaan yang diberikan kepada Galaxy S26 Ultra," tutupnya.
Spesifikasi Samsung Galaxy S26 Ultra
Sebagai pemenang, spesifikasi yang ditawarkan Samsung Galaxy S26 Ultra merupakan perpaduan hardware kelas atas dan optimalisasi software cerdas.
Di bagian dapur pacu, ponsel ini ditenagai oleh prosesor Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy yang sanggup melibas berbagai game berat maupun proses render video dengan mulus. Kinerja tinggi ini dipadukan dengan fitur Galaxy AI yang membuat proses multitasking, pengeditan foto, hingga terjemahan real-time menjadi sangat instan.
Mengusung desain yang sedikit berbeda dari sebelumnya, Samsung Galaxy S26 Ultra juga dibuat lebih ringkas. Ponsel ini lebih enteng 4 gram dan 0,3 mm lebih tipis. Berkat form factor yang kini lebih melengkung, bodinya pun jadi lebih asyik buat digenggam dengan satu tangan.
Samsung Galaxy S26 Ultra memang tak lagi pakai material titanium, kini beralih ke Armor Aluminium 2 yang tak kalah tangguhnya. Ponsel ini juga sudah mengantongi rating IP68, memastikan ponsel tahan air serta terpaan debu.
Di depan, Samsung membekalinya dengan layar Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,8 inci yang berdesain flat. Layarnya sudah beresolusi QHD+, mendukung refresh rate 120Hz, serta HDR10+. Pastinya juga, layarnya ditemani oleh S Pen yang menjadi identitas khas Ultra.
Layar tersebut dilapisi kaca Gorilla Glass Armor 2 dan lapisan anti-reflective. Yang spesial, dan pertama di dunia bahkan untuk industri smartphone, layar Samsung Galaxy S26 Ultra sudah dibekali fitur Privacy Display.
Lewat kombinasi hardware dan software, fitur ini bisa membatasi sudut pandang dari samping. Hasilnya, isi layar cuma bisa dilihat jelas kalau ditatap lurus dari depan, sehingga tak mudah diintip orang lain saat menggunakan ponsel di tempat umum.
Sektor fotografinya pun disiapkan untuk kebutuhan pembuatan konten tingkat profesional. Samsung Galaxy S26 Ultra membawa kamera utama beresolusi 200 MP dengan OIS dan bukaan lensa f/1.4 yang lebih lebar dari generasi tahun lalu.
Ada juga kamera periscope telephoto 50 MP yang bukaan lensanya menjadi f/2.9 dari sebelumnya f/3.4. Kamera ini dukung OIS dan sanggup melakukan 5x optical-zoom. Kemudian, ada kamera telephoto lainnya bersensor 10 MP dengan OIS dan kemampuan 3x optical-zoom. Terakhir, ada kamera ultrawide 50 MP dengan autofokus dan kamera selfie 12 MP.
Lalu untuk pertama kalinya, Samsung juga memasukkan standar APV (Advanced Professional Video). Ini fitur eksklusif yang membebaskan kreator menggunakan standar format terbuka untuk membuat video kelas profesional.
Kualitas video bakal tetap lossless meskipun sudah melalui proses editing berkali-kali. Mode APV ini tetap berlaku pada perekaman hingga resolusi 8K pada 30 FPS. Juga, ada pilihan opsi LUT untuk melengkapi video LOG yang sudah ada sebelumnya.
Seluruh performa dan kemampuan maksimalnya ini ditopang oleh baterai tangguh berkapasitas 5.000 mAh. Baterai ini bisa diisi dengan fast charging 60W, wireless charging 25W, dan reverse wireless charging 4,5W.
Di Indonesia, Samsung Galaxy S26 Ultra dibanderol dengan harga resmi:
Selamat untuk Samsung Indonesia!