Home
/
Automotive

Mengenal BAW yang Baru Hadir di RI, Merek China yang Eksis 75 Tahun

Melalui GIIAS 2026, BAW resmi hadir di Indonesia dengan lima model, berencana membangun ekosistem serta merakit kendaraan di Tanah Air.

Mengenal BAW yang Baru Hadir di RI, Merek  China yang Eksis 75 Tahun

Bagikan :

Highlight Artikel

  • BAW resmi memperkenalkan diri di Indonesia melalui GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
  • Didirikan pada tahun 1951, BAW memiliki sejarah panjang lebih dari 75 tahun dan kini menawarkan portofolio kendaraan yang luas, termasuk energi terbarukan (NEV).
  • BAW memperkenalkan lima model kendaraan (T01, X03, M8, D5, T10 Pro) di GIIAS 2026 dan mendapat respons positif dari 1.400 calon konsumen.
  • Perusahaan berencana membangun ekosistem lokal di Indonesia, termasuk kerja sama dengan PT Handal Indonesia Motor untuk pengembangan rantai pasokan dan perakitan kendaraan.

Uzone.id - Setelah resmi memperkenalkan diri kepada masyarakat Indonesia melalui GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Beijing Automobile Works (BAW) mulai membangun komunikasi yang lebih dekat dengan konsumen di Indonesia. 

Kehadiran BAW di Indonesia sekaligus menjadi kesempatan untuk mengenal lebih jauh perjalanan dan karakter merek otomotif yang telah memiliki pengalaman lebih dari 75 tahun.  




BAW didirikan pada 1951 dan pada awal perjalanannya berfokus pada pengembangan kendaraan off-road. 

Seiring perkembangannya, BAW memperluas portofolio kendaraan yang dimilikinya untuk memenuhi kebutuhan mobilitas yang semakin beragam. 

Salah satu tonggak dalam perjalanan tersebut terjadi pada 1958, ketika BAW berhasil mengembangkan model sedan bernama “Jinggangshan”. 

Perjalanan BAW kemudian terus berkembang hingga memasuki berbagai segmen kendaraan. Pada 2020, BAW melakukan restrukturisasi menyeluruh dan memindahkan kantor pusatnya ke Qingdao. 

Saat ini, portofolio BAW mencakup kendaraan off-road, MPV, city car, kendaraan komersial berbasis penggerak konvensional maupun energi terbarukan (NEV), hingga kendaraan khusus. 

Perjalanan tersebut menunjukkan bagaimana BAW terus berevolusi dari merek yang memiliki akar kuat pada kendaraan off-road menjadi perusahaan dengan portofolio yang lebih luas. 

Saat ini BAW memiliki 5 basis produksi terbesar di China, termasuk di headquarter Qingdao untuk memproduksi kendaraan off-road dan MPV.

Lalu Linyi untuk kendaraan komersial, Huanghua untuk basis kendaraan kustomisasi, Dezhou untuk kendaraan perkotaan, dan Qinghe untuk kendaraan kompak dimana dari ke-5 pabrik tersebut sanggup menghasilkan kapasitas produksi 600.000 unit per tahun. 

“BAW memiliki perjalanan panjang yang membentuk karakter kami sebagai merek. Dari kendaraan off-road hingga berbagai kendaraan dengan teknologi energi baru, kami terus berkembang seiring perubahan kebutuhan mobilitas,” ujar Tocy Tang, Presiden Direktur PT BAW Automobile Trading Indonesia dalam keterangan resminya. 

Lima Karakter dalam Identitas BAW Pada debutnya di Indonesia melalui GIIAS 2026, BAW memperkenalkan lima model yang mewakili karakter dan kebutuhan mobilitas yang berbeda, yaitu T01, X03, M8, D5, dan T10 Pro. 

Kelima model tersebut menunjukkan pendekatan BAW dalam menghadirkan pilihan kendaraan untuk berbagai kebutuhan. 

Kehadiran lima model tersebut juga menjadi bagian dari langkah awal BAW dalam membangun identitasnya di pasar Indonesia. 

Respons masyarakat selama GIIAS 2026, yang menghasilkan 1.400 calon konsumen, menjadi sinyal awal bahwa masyarakat Indonesia terbuka terhadap pilihan baru di pasar otomotif. 

Bagi BAW, pengenalan merek di Indonesia bukanlah tujuan akhir. Setelah GIIAS, perusahaan mulai memasuki tahap berikutnya untuk mempersiapkan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan konsumen di Indonesia. 




Langkah tersebut juga dilakukan melalui pembangunan ekosistem lokal, termasuk kerja sama dengan PT Handal Indonesia Motor untuk mengembangkan rantai pasokan serta mempersiapkan perakitan kendaraan di Indonesia. 

Dengan pengalaman panjang, portofolio yang semakin beragam, dan langkah awal membangun ekosistem di Indonesia, BAW kini memasuki babak baru dalam perjalanannya menuju langkah-langkah berikutnya.

FAQ Artikel

Kapan BAW resmi memperkenalkan diri di Indonesia?

BAW resmi memperkenalkan diri kepada masyarakat Indonesia melalui GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.

Apa sejarah singkat Beijing Automobile Works (BAW)?

BAW didirikan pada tahun 1951, awalnya berfokus pada kendaraan off-road. Seiring waktu, portofolionya meluas ke berbagai segmen kendaraan, termasuk model sedan "Jinggangshan" pada 1958, dan melakukan restrukturisasi pada 2020.

Model apa saja yang diperkenalkan BAW di GIIAS 2026?

Pada debutnya di Indonesia melalui GIIAS 2026, BAW memperkenalkan lima model yaitu T01, X03, M8, D5, dan T10 Pro.

Apa rencana BAW selanjutnya di pasar Indonesia?

Setelah GIIAS, BAW akan mempersiapkan produk dan layanan yang sesuai, serta membangun ekosistem lokal, termasuk kerja sama dengan PT Handal Indonesia Motor untuk pengembangan rantai pasokan dan perakitan kendaraan di Indonesia.

Bagja Pratama

Bagja Pratama

Jurnalis

Menjadi jurnalis otomotif sejak tahun 2010 dan sudah mencoba ratusan jenis dan model mobil dan motor yang beredar di Indonesia.
Lihat semua artikel →
populerRelated Article