home ×
Gadget

Mengenal Laptop Pertama dan Terakhir Toshiba, Tutup Setelah 35 Tahun

11 August 2020 By
Mengenal Laptop Pertama dan Terakhir Toshiba, Tutup Setelah 35 Tahun
Share
Share
Share
Share

Foto: Daily Sun

Uzone.id - Toshiba memutuskan untuk mundur dari bisnis laptop setelah berkompetisi di pasar ini selama 35 tahun. Tahukah kamu, apa laptop pertama yang menandai kelahiran Toshiba, dan laptop terakhir yang menutup eksistensi perusahaan itu?

Dilansir melalui Computing History, Selasa 11 Agustus 2020, Toshiba menandai keberadaannya di bisnis laptop dengan meluncurkan personal computer pada 1985. Produk itu diberi nama Toshiba T1100. Ini merupakan PC jinjing atau cikal bakal laptop.

Laptop tersebut memiliki baterai yang bisa dilepas. Ditambah dengan sebuah floppy disk drive dan internal memory 256K. Bentuk fisiknya dilihat seperti ini.

toshiba t1100

Foto: (dok. Hexus)

Baca juga: Toshiba Resmi Keluar dari Bisnis Laptop

Awalnya tidak ada yang yakin jika T100 akan sukses karena mereka memiliki floppy disk drive berukuran 3,5 inci. Drive ini ukurannya kecil, tidak seperti pada umumnya yang sebesar 5 inci. Lagipula harganya cukup mahal. Namun walau hanya dipasarkan di Eropa, laptop ini bisa sukses.

Toshiba dikabarkan mencapai puncak suksesnya di 2013 saat menjual sekitar 17,7 juta unit PC. Namun sejak itu, penjualan mereka terus turun sampai tahun lalu hanya sekira 1,4 juta unit yang terjual.

Alasan penurunan itu, kabarnya, karena Toshiba tidak bisa mengejar ketertinggalannya dalam membuat laptop ultraportable. Padahal vendor lain sudah melakukkannya seperti Apple, Dell sampai Lenovo. Sampai akhirnya Macbook AIr dan XPS mampu mengambil alih pasar Toshiba.

Selain itu, tutupnya bisnis laptop Toshiba juga dikarenakan pasar PC yang semakin turun. Bahkan tahun ini sempat dikalahkan oleh penjualan tablet. Penurunan pasar PC tahun ini merupakan yang terbesar dalam 20 tahun terakhir.

Lalu apa laptop terakhirnya? Toshiba mengakhiri keberadaannya di dunia laptop dengan menyerahkan 19,9 persen sahamnya kepada Sharp. Saham tersebut ada di merek Dynabook. Ini artinya, Dynabook sepenuhnya telah menjadi milik Sharp. Dynabook juga yang menjadi laptop terakhir buatan Toshiba.

Toshina dikabarkan telah memberikan sekitar 80 persen sahamnya pada 2018 lalu. Sebagai gantinya, Sharp membayar sekira Rp518 miliar. 

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini

Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id

Related Article