
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menjelaskan pohon Sengon bisa bertumbuh hingga 30 sampai 45 meter. Pohon Sengon disebut menjadi penyebab utama pemadaman listrik di DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, dan Jawa Tengah.
Peneliti Botani di Pusat Penelitian Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya LIPI, Destario Metusala mengatakan Sengon yang memiliki nama ilmiah Paraserianthes falcataria merupakan tanaman kayu yang paling cepat tumbuh.
"Pohon sengon dapat tumbuh cukup besar dengan tinggi total mencapai 40 meter dan tinggi bebas cabang hingga mencapai 20 meter. Sedangkan diameter batang pohon dewasa dapat mencapai 100 cm atau bahkan lebih," kata Destario kepada CNNIndonesia.com, Selasa (6/8).
Ia menjelaskan Sengon banyak dibudidayakan, khususnya di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat. Di Indonesia, sengon menyebar di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, hingga Papua.
"Spesies ini memiliki distribusi alami di kawasan Maluku hingga Pulau Papua, namun kemudian menyebar luas melalui budidaya hingga Sumatera, Jawa, Bali, dan Flores. Bahkan spesies tersebut telah diintroduksi hingga ke negara negara lain seperti India, hingga benua Afrika," kata Destario.
Dihubungi terpisah, Plt Kepala Pusat Penelitian Biologi LIPI Joeni Setijo Rahajoe mengatakan akar tunggang Sengon juga sangat kuat sehingga bisa ditanam di tepi kawasan yang mudah terkena erosi. Ia mengatakan akar Sengon baik untuk ditanam di daerah aliran sungai.
"Perakarannya kalau dilihat dari perkembangan pohon yang tinggi sangat kuat, sudah ada penelitian menyebutkan perakarannya bisa lebih dari 2 meter," kata Joeni.
Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo menjelaskan penyebab utama pemadaman listrik di DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah.
Dedi mengatakan sejumlah pohon di sekitar PT PLN UPT Ungaran diduga menjadi penyebabnya. Ketinggian pohon di sana melebihi 8,5 meter. Hal itu berdasarkan penelusuran Polda Jawa Tengah, dan telah mewawancarai empat petugas UPT.