
Cerebral palsy atau yang disebut dengan lumpuh otak adalah kelainan yang mempengaruhi otot, saraf, gerakan, dan kemampuan motorik seseorang untuk bergerak secara terkoordinasi dan terarah.
Kondisi ini disebabkan oleh kerusakan otak yang terjadi sebelum atau selama kelahiran bayi, bahkan bisa juga saat anak usia 3 sampai 5 tahun.Gejala cerebral palsy berkisar dari ringan hingga berat dan biasanya tidak begitu jelas untuk diamati setelah bayi lahir. Gejala ini juga bervariasi tergantung dari bagian otak yang terkena. Beberapa kasus bisa hanya mempengaruhi satu sisi tubuh dan ada juga bahkan yang mempengaruhi seluruh tubuh.
Namun umumnya, gejala utama cerebral palsy adalah adalah adanya masalah dengan gerakan, koordinasi, dan perkembangan si bayi. Berikut ini adalah beberapa gejala cerebral palsy:
Selain masalah koordinasi dan gerakan tubuh, umumnya seseorang yang mengalami cerebral palsy juga mengalami beberapa gejala gangguan saraf, di antaranya
Cerebral palsy disebabkan oleh kelainan pada perkembangan dan kerusakan pada otak yang sedang berkembang. Kerusakan otak biasanya terjadi sebelum kelahiran, tapi bisa juga terjadi saat kelahiran atau tahun-tahun pertama kehidupan si kecil. Dalam kebanyakan kasus, penyebab pasti cerebral palsy tidak diketahui. Namun beberapa penyebab yang umumnya terjadi biasanya meliputi:
Cerebral palsy dapat didiagnosis sangat dini pada bayi yang diketahui berisiko mengalami kondisi ini karena kelahiran prematur atau masalah kesehatan lainnya. Namum umumnya jika bayi tidak mengalami faktor risiko yang menyebabkan cerebral palsy, akan sulit melakukan diagnosisnya.
Bahkan dalam beberapa kasus, hasil diagnosis cerebral palsy baru bisa diketahui setelah dokter melihat adanya keterlambatan dalam perkembangan bayi seperti terlambat duduk, berjalan, dan berbicara. Tingkat keparahan penyakit ini baru bisa diketahui jelas saat anak berusia tiga sampai empat tahun.
Untuk memastikan diagnnosis, dokter biasanya akan melakukan serentetan tes seperti tes darah, CT Scan, MRI, USG, EMG, dan lain sebagainya. Tidak ada obat untuk celebral palsy, namun perawatan, terapi, peralatan khusus dapat membantu anak-anak untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.
The post Mengenali Gejala Cerebral Palsy Pada Bayi appeared first on Hello Sehat.