icon-category Travel

Menpar Sebut Makam Buyut Maruf Amin Berpotensi Jadi Lokasi Wisata Religi

  • 29 Jun 2019 WIB
  • Bagikan :

    Makam Syekh Nawawi al-Bantani, di Tanara, Kabupaten Serang, akan dijadikan lokasi wisata religi unggulan pemerintah pusat, di Banten.

    Hal ini dikatakan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya saat mengunjungi makam buyut Cawapres terpilih tahun 2019-2024, KH. Ma'ruf Amin, tersebut.

    "Ada berapa destinasi wisata religi di sini (Banten), kita akan buat (destinasi wisata). Agar pasti, kita akan mulai dari Tanara," kata Menpar Arief Yahya, saat ditemui di Ponpes Syekh Nawawi, Tanara, Kabupaten Serang, Banten, Jumat (28/06/2019).

    Banten memiliki banyak destinasi wisata religi. Salah satu lokasi tersohor adalah Kawasan Situs Kesultanan Banten, di Kasemen Kota Serang.

    Menteri Pariwisata Arief Yahya mengunjungi makam Syekh Nawawi al-Bantani, di Tanara, Kabupaten Serang, Jumat (28/6/2019). (Suara.com/Yandhi Deslatama)
    Menteri Pariwisata Arief Yahya mengunjungi makam Syekh Nawawi al-Bantani, di Tanara, Kabupaten Serang, Jumat (28/6/2019). (Suara.com/Yandhi Deslatama)

    Menpar Arief Yahya telah meminta tim Kemenpar untuk membuat rencana pendataan wisata religi yang ada di Banten.

    "Kita belum punya master plan untuk wisata religi, akan kita buatkan. Kita fokus di sini (Makam Syekh Nawawi al-Bantani), karena ini potensinya besar, tinggal pengelolaannya bagaimana," terangnya.

    Penataan wisata di Komplek Makam Syekh Nawawi al-Bantani juga akan menata Daerah Aliran Sungai (DAS) Kaimati, agar bisa dijadikan lokasi wisata Penunjang.

    "Pemda harus beriringan, Kalimati bisa dari Kementerian PUPR melalui balai besarnya merevitalisasi itu. Kemenpar masuk, untuk membuat destinasi wisata air," kata Ratu Tatu Chasanah, Bupayi Serang, ditempat yang sama.

    Syekh Nawawi al-Bantani merupakan Ulama besar asal Banten, yang di akui dunia. Syekh Nawawi pernah menjadi Imam Besar di Masjidil Haram. Bahkan salah satu karya tulisnya, yakni Kitab Kuning, digunakan sebagai bahan ajar di banyak pesantren tradisional.

     

    Berita Terkait:

    Cek informasi menarik lainnya di Google News

    Tags : Makam Wisata makam 

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini