
Uzone.id - Sepanjang tahun 2025, ada banyak smartphone flagship yang meluncur di Indonesia. Bukan dari Samsung dan Apple saja, tapi dari brand lain yang sudah rutin menghadirkan ponsel paling canggihnya di pasar tanah air, dari Xiaomi, Oppo, Vivo, hingga Honor dan Huawei.
Smartphone flagship yang beredar di Indonesia pun bukan cuma memamerkan chipset paling ngebut saja, tapi juga menghadirkan inovasi kamera yang mumpuni hingga desain layar lipat yang kian tipis dan tangguh.Berikut ini adalah rekap lengkap deretan smartphone flagship yang resmi meluncur di Indonesia sepanjang tahun 2025. Kami urutkan dari awal hingga akhir tahun, jadi cek selengkapnya di bawah ini, Uzoners!
Januari
Vivo X200 dan X200 Pro jadi smartphone flagship pertama yang masuk secara resmi di Indonesia pada tahun 2025. Vivo X200 Series juga menjadi salah satu ponsel pertama di Indonesia yang usung prosesor Dimensity 9400 dari MediaTek.
Namun, bukan dapur pacu yang jadi kelebihan utama Vivo X200 dan X200 Pro, melainkan kamera. Vivo X200 dan X200 Pro dibekali spesifikasi kamera mumpuni hasil kolaborasi dengan Zeiss.
Selain Vivo, ada Samsung Galaxy S25, Galaxy S25+, dan Galaxy S25 Ultra yang juga membuka awal tahun 2025.
Ketiganya ditenagai Snapdragon 8 Elite for Galaxy, sistem kamera yang bisa diandalkan pada Samsung Galaxy S25 Ultra, terutama untuk zoom saat konser, serta integrasi Galaxy AI yang kian cerdas.
Februari
Berikutnya, Sharp Aquos R9 Pro, smartphone flagship dari Sharp yang saat itu dibanderol Rp18 juta di Indonesia.
Kelebihan utama smartphone ini adalah kamera utama dengan sensor berukuran 1 inci yang disematkan pada modul berbentuk lingkaran besar di bagian belakang. Plus, gambar yang dihasilkan juga memberikan sentuhan khas dari Leica.
Selanjutnya Honor Magic V3. Kembalinya brand Honor ke Indonesia langsung dibuka dengan banyaknya portofolio produk yang diluncurkan oleh pabrikan asal China ini.
Bukannya membawa model entry dulu untuk ‘tes pasar’, Honor langsung rilis smartphone lipat Honor Magic V3 yang diklaim punya bodi super tipis kala itu.
Maret
Sebulan berselang, Huawei yang rilis Mate X6 di Indonesia pada pertengahan Maret 2025. Sama halnya, smartphone ini hadir dalam form factor yang tipis dan engsel layar yang kokoh, serta desain yang tentu saja mewah.
Di bulan yang sama pun, ada Xiaomi yang luncurkan duet Xiaomi 15 dan Xiaomi 15 Ultra di Indonesia. Keduanya ditenagai Snapdragon 8 Elite dan mengusung sistem kamera yang diracik bareng bersama Leica.
Di bulan ini pun jadi tanda debut (terakhir kalinya) smartphone gaming Asus ROG Phone 9 Pro. Membawa prosesor kelas atas dan sistem pendingin yang sudah dimaksimalkan buat main game, performanya memang diset ‘rata kanan’ bagi para gamer.
April
Berurutan banget, giliran Oppo yang rilis smartphone lipatnya di Indonesia, yakni Oppo Find N5. Saat meluncur, Oppo Find N5 langsung jadi smartphone lipat tertipis, bahkan mengalahkan Honor Magic V3 maupun Huawei Mate X6.
Poco pun tak mau kalah hadirkan smartphone mumpuni yang harganya ‘dua digit’, yakni Poco F7 Ultra. Smartphone ini ditenagai Snapdragon 8 Elite, sekaligus jadi yang pertama dari Poco dengan chipset tersebut.
Mei
Pertama kali dipamerkan di Galaxy Unpacked 2025, Samsung akhirnya boyong Galaxy S25 Edge ke Indonesia juga. Saat itu, posisi smartphone ini berada di antara Galaxy S25+ dan Galaxy S25 Ultra.
Dapur pacunya sama, namun sistem kameranya meminjam kamera utama Galaxy S25 Ultra, yakni 200 MP. Meski begitu, Samsung mengemasnya dalam bodi yang super tipis, bahkan jadi salah satu smartphone flagship paling ramping kala itu.
Juli
Samsung juga hadirkan foldable jagoan mereka, Samsung Galaxy Z Flip7 dan Galaxy Z Fold7 ke Indonesia.
Peningkatan paling terasa pada duo lipat ini ada di lipatan layar utama yang makin tak kasat mata, performa prosesor yang jauh lebih baik dengan suhu yang lebih stabil, serta fungsionalitas cover screen yang lebih kaya fitur, terutama untuk Galaxy Z Flip7.Agustus
Giliran Vivo dengan Vivo X Fold5 yang dijual resmi di Indonesia. Smartphone lipat ini langsung mencuri perhatian berkat bodinya yang tak kalah tipis dari para pesaingnya.
Meski secara dapur pacu masih agak kalah karena hanya ditenagai Snapdragon 8 Gen 3 saja, namun kelebihan Vivo X Fold5 ada pada kamera. Vivo tetap mempertahankan kolaborasinya dengan Zeiss, menghadirkan sistem kamera yang tak kalah ciamik dari Vivo X200 Pro.
September
Huawei Pura 80 Pro dan Pura 80 Ultra menyusul membawa sistem fotografi kelas atas sebagai kelebihan utamanya. Huawei 80 Ultra membawa inovasi yang langka di kelasnya, yakni kamera retractable dengan pengaturan bukaan lensa yang dinamis.
Oktober
Bulannya pada Apple fanboy di Indonesia, karena lini iPhone 17 Series dan iPhone Air akhirnya tiba juga secara resmi. Ya, iPhone 17, iPhone 17 Pro, iPhone 17 Pro Max, dan iPhone Air, dijual hanya sebulan setelah debut globalnya pada September lalu.
Selain iPhone 17 Pro dan 17 Pro Max yang jadi primadona berkat chip A19 Pro dan sistem kamera yang lebih oke, iPhone 17 juga menarik perhatian karena membawa layar 120Hz untuk kali pertama. Dan, iPhone Air juga menjadi iPhone paling tipis dengan tenaga ala Pro.
November
Di bulan ini, gempuran smartphone flagship terjadi di pasar Indonesia. iQOO 15 hadir menjadi smartphone pertama di Indonesia dengan prosesor Snapdragon 8 Elite Gen 5.
Kehadirannya disusul Oppo Find X9 dan Find X9 Pro, smartphone pertama dengan prosesor MediaTek Dimensity 9500. Kedua smartphone ini juga membawa kamera hasil racikan Oppo dengan Hasselblad.
Tak mau kalah, Vivo menyusul merilis X300 dan X300 Pro. Tetap mengandalkan kolaborasi maut dengan Zeiss, serta ditenagai prosesor Dimensity 9500 juga.
Di bulan Desember, tidak ada smartphone flagship yang hadir. Mayoritas brand lebih memilih fokus menggenjot promo akhir tahun untuk lini produk yang sudah mereka rilis sejak awal tahun, atau melengkapi jajaran produk mereka dengan menjual model entry, low-end, dan mid-range.
Uzone Choice Awards (UCA) 2026 segera digelar!
Bersiaplah, sebentar lagi agenda tahunan kami, Uzone Choice Awards (UCA) akan segera digelar tahun ini. UCA 2026 adalah ajang apresiasi dan juga validasi bagi pelaku industri gadget, teknologi, serta otomotif yang ada di Indonesia, dipersembahkan langsung oleh Uzone.id.
Ada banyak kategori penghargaan yang akan dipersembahkan di malam puncak UCA 2026 nanti. Penentuan pemenang UCA 2026 pun melibatkan anggota redaksi Uzone.id yang berkompeten di bidangnya masing-masing.
Dan, kami juga mengajak pembaca setia Uzone atau Uzoners untuk berpartisipasi dalam memilih nominasi favoritnya masing-masing. Jadi, tunggu pengumuman selanjutnya terkait UCA 2026, Uzoners!