Auto

Merek Mobil Terkenal Pun Jadi Korban Virus Corona di Wuhan  

  • 27 January 2020
  • Bagikan :
    Merek Mobil Terkenal Pun Jadi Korban Virus Corona di Wuhan  

     

    Ilustrasi (Foto: Unsplash / Gerson Repreza)

    Uzone.id - China adalah produsen mobil terbesar di dunia. Banyak pabrikan lokal hingga merek global yang memiliki pabrik di sana.

    Pada tahun 2019 saja, China berhasil membuat 25,8 unit kendaraan, berdasarkan data China Association of Automobile Manufacturer (CAAM). Penjualan itu turun 2,8 persen dibandingkan tahun 2018.

    Provinsi Wuhan masuk dalam peta motor industri otomotif China. Di sana terdapat sejumlah pabrik pemasok untuk merek terkenal di dunia.

    Baca juga: Toyota 'Ertiga' Kemungkinan Rilis Tahun Ini

    Sebut saja General Motors (GM), Nissan (NSANF), Renaul (RNLSY), Honda (HMC), dan pemilik Peugeot PSA Group (PUGOY adalah di antara beberapa perusahaan yang memiliki pabrik manufaktur besar di Wuhan.

    Semua pembuat mobil asal Eropa dan Amerika mengoperasikan pabrik lewat usaha patungan dengan pabrikan China, terhasuk mitra GM-SAIC dan Dongfeng Motor Corporation, salah satu grup otomotif terbesar di China.

    Pabrik GM-SAIC di Wuhan saja memperkejakan sekitar 6.000 karyawan. Sekitar 10% dari total tenaga kerja GM di China.

    Baca juga: Peta Online Perlihatkan Bagaimana Virus Corona Menyebar di Bumi

    Sayangnya, Wuhan menjadi titik awal di mana penyebaran virus corona yang mematikan sampai melanglang buana ke seluruh dunia.

    Ibu kota provinsi Hubei, yang berpenduduk 11 juta jiwa itu ditutup sebagian setelah bandara dan stasiun kereta api ditutup untuk keberangkatan penumpang pada Kamis (24/1/2020) karena khawatir akan merebaknya wabah.

    Semua layanan transportasi umum di kota telah ditangguhkan, dan beberapa jalan raya utama ditutup.

    Setidaknya, 10 kota kota dan hampir 30 juta orang di distrik Hubei dibatasi perjalanannya. Beijing dan Shanghai berada pada tingkat siaga tertinggi untuk keadaan darurat kesehatan masyarakat.

    Uzone.id melihat peta online yang dibuat oleh Pusat Sains dan Teknik Sistem Universitas John Hopkins, menunjukkan korban virus sudah merenggut 56 orang meninggal dunia. Di China daratan sendiri ada 1.979 kasus virus corona.

    Indonesia sendiri belum masuk sebagai daftar negara yang positif terjangkit virus corona.

     

    VIDEO Kia Seltos First Impression

    Tags : virus corona china GM SAIC 

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini