Home
/
Digilife

Meta AI Diajak Roasting Pemerintah, Ramai di Threads

Chatbot Meta AI di Threads disorot karena dipakai netizen untuk tebak-tebakan dan mencemooh pemerintah, Komdigi mengingatkan verifikasi manual jawaban AI.

Meta AI Diajak Roasting Pemerintah, Ramai di Threads

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Chatbot Meta AI di Threads menjadi sorotan karena digunakan netizen Indonesia untuk tebak-tebakan kritis dan 'roasting' pemerintahan.
  • Awalnya, Meta AI berfungsi untuk menjawab pertanyaan umum, memberikan fakta cepat, atau menjadi teman ngobrol di DM.
  • Netizen meminta Meta AI menebak tokoh politik dan menyampaikan 'uneg-uneg' terkait pemblokiran konten oleh Komdigi.
  • Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memperingatkan masyarakat untuk tidak sepenuhnya percaya pada jawaban Meta AI dan menekankan pentingnya verifikasi manual.

Uzone.id – Chatbot Meta AI kembali jadi sorotan di platform Threads. Setelah insiden yang bikin huru-hara di Kementerian Komdigi, netizen kini mengajak chatbot tersebut untuk ikut tebak-tebakan 'pinggir jurang' alias bernada kritikan dan mengajaknya untuk ikut meroasting pemerintahan saat ini.

Sebagai informasi, kehadiran Meta AI di Threads sendiri adalah untuk menjawab berbagai pertanyaan dan permintaan dari siapapun yang mention @metaai di postingan mereka.

Misalnya, kalian bisa bertanya tentang informasi umum, fakta cepat, atau materi yang sedang ramai dibahas di platform tersebut. Kalian juga bisa mengajukan pertanyaan mendalam untuk memperluas topik hingga menjadi teman ngobrol di Direct Message (DM).



Tapi buat warga Indonesia, kemampuan ini pun dimanfaatkan warga Threads untuk melakukan tebak-tebakan hingga meroasting pihak-pihak tertentu, dalam kasus ini, pemerintah Indonesia hingga Kementerian Komdigi jadi target mereka.

Dari pantauan Uzone.id, Selasa, (03/11), netizen Indonesia meminta Meta AI untuk menebak tokoh yang mereka maksud dengan menuliskan clue-clue.

“Tebak-tebakan yuk @meta.ai. Jawabannya harus satu kata, tanpa penjelasan.

Clue:

— Dibenci warga.

— Nggak akrab sama wakil.

— Pidatonya jelek.

— Punya lahan sawit.

— Pecah kubu sama tukang kayu.

— Pelindung beruang cokelat,” tulis salah satu pengguna Threads.

Lalu, Meta AI pun menjawab:

 




Ada juga tebak-tebakan lainnya mengenai pihak lainnya, berikut ini.

“Met @meta.ai, main tebak-tebakan yuk. Clue-nya

1. Cewek

2. Pernah jadi jurnalis

3. Pernah disandera di Irak

4. Suaminya terlibat kasus impor gula,” tulis salah satu pengguna lainnya.

Meta AI kemudian menjawab:

 



Selain itu, ada juga pengguna yang meminta Meta AI di Threads untuk menyampaikan ‘uneg-uneg’ mereka terkait pemerintah khususnya Komdigi yang disebut seringkali melakukan pemblokiran pada konten-konten tertentu.





Tebak-tebakan dan roastingan yang diminta lalu ditimpal oleh Meta AI ini terus berlangsung di Threads. ‘Candaan-candaan’ ini (untungnya) belum kena sidak oleh platform maupun Kementerian Komdigi sehingga masih bisa diakses oleh siapapun saat ini.

Meski terlihat lucu dan jadi candaan oleh masyarakat, namun pernyataan Meta AI beberapa kali bikin beberapa pihak kelabakan. Salah satunya adalah ketika Meta AI menjawab soal penghapusan konten demo yang kabarnya ada kaitannya dengan Kementerian Komdigi.




Menanggapi hal ini, Komdigi pun membantah dan menyebut kalau jawaban yang diberikan oleh AI tidak bisa dipercaya sepenuhnya oleh masyarakat.

"AI can make mistakes. Jadi, masih ada potensi platform itu kemudian tidak sepenuhnya benar ya. Makanya kembali perlu adanya namanya check dan recheck dari penggunanya," ungkap Direktur Kemitraan Komunikasi Lembaga dan Kehumasan Marroli Jeni Indarto.

Marroli menjelaskan kalau AI menghasilkan jawaban berdasarkan informasi yang masuk atau diterima oleh sistem mereka sehingga semua jawaban yang diberikan belum tentu benar karena berasal dari berbagai sumber.

Ia pun meminta masyarakat untuk melakukan pengecekan lebih lanjut dan tidak langsung menelan mentah-mentah informasi yang diberikan.

“Penting untuk kita melakukan intervensi manusia untuk mengecek terutama. Cek dan recheck juga penting adalah kita mencari konfirmasi kebenaran pada sumber-sumber yang verified, pada media online yang verified,” kata Marroli. 

 

FAQ Artikel

Apa fungsi utama Meta AI di Threads?

Fungsi utama Meta AI di Threads adalah untuk menjawab berbagai pertanyaan, memberikan informasi umum atau fakta cepat, serta menjadi teman ngobrol di Direct Message (DM).

Bagaimana netizen Indonesia memanfaatkan Meta AI di Threads?

Netizen Indonesia memanfaatkan Meta AI untuk bermain tebak-tebakan dengan clue bernada kritis dan 'roasting' pihak tertentu, khususnya pemerintah dan Kementerian Komdigi, serta untuk menyampaikan 'uneg-uneg' mereka.

Mengapa Kementerian Komdigi memberi peringatan terkait informasi dari Meta AI?

Komdigi memperingatkan bahwa AI dapat membuat kesalahan dan menghasilkan jawaban berdasarkan informasi dari berbagai sumber yang belum tentu benar. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak langsung percaya dan selalu melakukan verifikasi ulang.

Apa yang harus dilakukan pengguna terhadap informasi yang diberikan oleh Meta AI, menurut Komdigi?

Menurut Komdigi, pengguna harus melakukan pengecekan dan verifikasi ulang (check dan recheck), serta mencari konfirmasi kebenaran pada sumber-sumber yang terverifikasi, seperti media online yang kredibel.

Vina Insyani

Vina Insyani

Jurnalis

Jurnalis yang berfokus untuk memantau tren viral di sekitar kalian serta mengulik isu yang ramai dibahas di ruang digital.
Lihat semua artikel →
populerRelated Article