Meta Korbankan Ribuan Pekerja demi AI, Hasilnya Belum Sesuai Harapan

Highlight Artikel
- CEO Meta, Mark Zuckerberg, mengakui PHK massal dan pemindahan karyawan ke divisi AI meleset dari perkiraan.
- Perkembangan agen AI belum secepat yang diharapkan dan reorganisasi perusahaan tidak serapi yang seharusnya.
- Keputusan PHK memicu keluhan mengenai sistem pemantauan AI dan penurunan moral pegawai.
- Meskipun mengakui salah perhitungan, Meta tetap melanjutkan strategi investasi besar di bidang AI, dengan optimisme hasil akan terlihat dalam 3-6 bulan ke depan.
Uzone.id — Penyesalan memang
tidak hadir di awal. Beberapa bulan setelah melakukan PHK massal terhadap
sekitar 8 ribu karyawan dan memindahkan 7 ribu pegawai ke divisi AI, CEO Meta
Mark Zuckerberg mengakui kalau tindakan tersebut meleset dari perkiraannya.
Pengakuan Mark Zuckerberg
Pengakuan tersebut disampaikan Zuckerberg dalam pertemuan internal (town hall) perusahaan. Dalam keterangan yang dilansir dari Reuters, Jumat, (17/07), ia menyebut kalau sistem yang dikenal sebagai agen AI belum berkembang secepat yang ia harapkan.“Perkembangan agen AI selama kurang lebih empat bulan
terakhir belum benar-benar mengalami percepatan seperti yang kami
harapkan," kata Zuckerberg.
Ia melanjutkan bahwa harapan perusahaan pada struktur baru
ini juga "belum membuahkan hasil." Harapan tersebut merujuk pada agen
kecerdasan buatan yang dapat menjalankan tugas atas nama pengguna.
Gak cuma itu, ia juga menyebut kalau reorganisasi perusahaan
yang mencakup pemutusan hubungan kerja besar-besaran itu tidak
se-"rapi" yang seharusnya. Bahkan, secara blak-blakan menyebut kalau
eksekutif perusahaan salah memperhitungkan waktu pelaksanaan perubahan
tersebut.
Latar Belakang PHK dan Fokus AI
Sebelumnya, pada Mei lalu, Meta memangkas sekitar 8.000
posisi dan mengalihkan sekitar 7.000 karyawan ke berbagai proyek AI. Saat itu
Zuckerberg menyebut AI sebagai teknologi paling penting saat ini.
Hal ini dilakukan oleh Zuckerberg dan para eksekutif Meta
sebagai salah satu langkah untuk meredam beberapa perubahan organisasi yang
diperkenalkan awal tahun ini.
Dampak Internal dan Optimisme Masa Depan
Keputusan PHK karyawan tersebut memicu berbagai reaksi di
internal perusahaan, mulai dari keluhan mengenai sistem pemantauan karyawan
yang berkaitan dengan AI hingga turunnya moral pegawai, termasuk semangat kerja
yang juga ikut merosot.
Meski mengakui ada salah perhitungan, Zuckerberg menegaskan
Meta tidak akan mengubah arah strateginya. Ia masih optimistis investasi besar
perusahaan di bidang AI akan mulai menunjukkan hasil dalam tiga hingga enam
bulan ke depan.
Dengan kata lain, Meta tetap melanjutkan ambisinya di bidang
AI, meski kini mengakui bahwa proses transisinya tidak berjalan secepat maupun
semulus yang sempat diperkirakan.
Investasi Meta di Bidang AI
Meta diperkirakan menghabiskan dana hingga USD145 miliar
untuk infrastruktur AI tahun ini, dan ini merupakan pengeluaran terbesar
raksasa teknologi untuk teknologi tersebut.
Zuckerberg optimis kalau mereka akan mulai merasakan manfaat
yang lebih signifikan dari investasi AI-nya dalam tiga hingga enam bulan ke
depan.
FAQ Artikel
Mengapa Mark Zuckerberg menyatakan penyesalan?
Mark Zuckerberg menyesali keputusannya melakukan PHK massal dan memindahkan karyawan ke divisi AI karena perkembangan agen AI belum secepat yang ia harapkan dan reorganisasi perusahaan tidak berjalan serapi seharusnya.
Apa alasan di balik PHK massal dan pemindahan karyawan ke divisi AI?
PHK massal (sekitar 8.000 posisi) dan pengalihan 7.000 karyawan ke proyek AI dilakukan sebagai langkah untuk meredam perubahan organisasi yang diperkenalkan awal tahun ini, dengan Zuckerberg menyebut AI sebagai teknologi paling penting saat itu.
Bagaimana reaksi internal perusahaan terhadap keputusan ini?
Keputusan PHK memicu berbagai reaksi negatif di internal perusahaan, termasuk keluhan mengenai sistem pemantauan karyawan berbasis AI, serta penurunan moral dan semangat kerja pegawai.
Apakah Meta akan mengubah strateginya di bidang AI setelah pengakuan ini?
Tidak. Meski mengakui ada salah perhitungan, Mark Zuckerberg menegaskan Meta tidak akan mengubah arah strateginya. Ia tetap optimistis investasi besar di bidang AI akan menunjukkan hasil yang signifikan dalam tiga hingga enam bulan ke depan.