Home
/
Gadget

Microsoft Pelan-pelan Tinggalkan Branding Copilot+ PC

Microsoft tampaknya mulai meninggalkan branding Copilot+ PC untuk laptop AI terbarunya, Surface Pro dan Surface Laptop, meskipun memenuhi kriteria.

Microsoft Pelan-pelan Tinggalkan Branding Copilot+ PC

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Microsoft tampaknya mulai meninggalkan branding 'Copilot+ PC' untuk laptop AI terbarunya.
  • Laptop Surface Pro 12 inci dan Surface Laptop 13 inci, meski memenuhi kriteria AI PC, tidak lagi menyertakan nama Copilot+ PC.
  • Copilot+ PC pertama kali diperkenalkan pada 2024 sebagai kategori PC Windows dengan NPU setidaknya 40 TOPS.
  • Fitur andalan Copilot+ PC, Recall, ditunda peluncurannya karena masalah keamanan dan privasi.

Uzone.id - Laptop Windows dengan kemampuan AI di atas rata-rata, sejak tahun 2024, diplot masuk branding ‘Copilot+ PC’. Laptop AI ini biasanya punya neural processing unit (NPU) dengan kemampuan setidaknya 40 TOPS. 

Namun tampaknya, Microsoft mulai meninggalkan branding Copilot+ PC. Microsoft baru saja mengenalkan dua laptop barunya, yakni Surface Pro 12 inci dan Surface Laptop 13 inci, namun keduanya tidak lagi mengusung embel-embel Copilot+ PC. 

Surface 12 Pro

Hal itu dikonfirmasi oleh Corporate Vice President Surface Microsoft, Brett Ostrum, saat ditanya Windows Central di Snapdragon Summit 2026.

“Perangkat ini tidak disebut Copilot+ PC. Namun, keduanya memenuhi seluruh persyaratan yang sebelumnya kami tetapkan untuk perangkat Copilot+,” kata Ostrum, dikutip pada Sabtu (26/9).

Surface Pro 12 inci dan Surface Laptop 13 inci sendiri ditenagai prosesor Snapdragon X2 Plus. Dalam pengumuman resminya, Microsoft lebih menonjolkan peningkatan performa dan kemampuan AI secara on-device, tanpa menyematkan nama Copilot+ PC pada kedua produk itu.

Qualcomm pun memberi sinyal serupa. Senior Vice President of Compute Qualcomm, Kedar Kondap, mengatakan nama Copilot+ PC awalnya dipakai untuk menandai perangkat yang mampu menjalankan fitur AI dengan NPU berperforma tinggi. 

Menurutnya, pengalaman yang sama tetap bisa diberikan tanpa harus terus menggunakan istilah Copilot+ PC lagi.

“Tujuan dari Copilot+ PC adalah untuk menghadirkan pengalaman berbasis NPU. Jadi, tujuannya adalah mendefinisikan kategori perangkat tertentu dengan standar dan tolok ukur tertentu, misalnya NPU dengan kemampuan 45 TOPS. Jadi dari sudut pandang tersebut, hal ini lebih mengarah pada penyediaan pengalaman yang sama, mungkin tanpa harus menggunakan istilah itu sendiri saat ini,” jelasnya.

Surface Laptop 13

Copilot+ PC pertama kali diperkenalkan pada 2024 sebagai kategori PC Windows dengan kemampuan AI yang didukung NPU. Perangkat dalam kategori ini harus memenuhi persyaratan tertentu agar dapat menjalankan fitur seperti Recall, Cocreator, dan Windows Studio Effects.

Namun peluncurannya menuai kritik, terutama terkait fitur Recall yang jadi salah satuandalannya. Kekhawatiran soal keamanan dan privasi membuat peluncuran Recall pun ditunda, dan tak disertakan pada perangkat Copilot+ PC generasi pertama. 

Sejauh ini, Microsoft sendiri memang belum mengumumkan secara gamblang bahwa branding Copilot+ PC benar-benar dihilangkan. 

FAQ Artikel

Apa itu Copilot+ PC?

Copilot+ PC adalah kategori laptop Windows yang diperkenalkan pada tahun 2024, dirancang untuk kemampuan AI di atas rata-rata, didukung oleh unit pemrosesan neural (NPU) dengan kemampuan setidaknya 40 TOPS.

Mengapa Microsoft tidak lagi menggunakan branding Copilot+ PC untuk Surface terbaru?

Menurut Microsoft dan Qualcomm, perangkat baru seperti Surface Pro 12 inci dan Surface Laptop 13 inci memenuhi semua persyaratan Copilot+ PC, namun tujuannya adalah menghadirkan pengalaman AI berbasis NPU, bukan semata-mata penggunaan nama Copilot+ PC itu sendiri.

Fitur AI apa saja yang seharusnya didukung oleh Copilot+ PC?

Perangkat Copilot+ PC seharusnya mampu menjalankan fitur seperti Recall, Cocreator, dan Windows Studio Effects.

Apa masalah utama yang dihadapi fitur Recall pada Copilot+ PC?

Fitur Recall menuai kritik dan kekhawatiran serius terkait masalah keamanan dan privasi, yang menyebabkan peluncurannya ditunda dan tidak disertakan pada perangkat Copilot+ PC generasi pertama.

Muhammad Faisal Hadi Putra

Jurnalis

Lihat semua artikel →
populerRelated Article