
Miley Cyrus tampil total dalam video musik terbaru bertajuk Mother's Daughters, single dari mini album She Is Coming. Ia mengaku hal itu dilakukannya untuk memberi penghormatan terhadap perempuan dengan segala perbedaan bentuk dan ukuran tubuh, ekspresi gender maupun warna kulit.
Video Mother's Daughters yang disebut sebagai perayaan kebebasan tubuh perempuan ini diluncurkan pada Selasa lalu. Dikutip dari The Rolling Stone, pemeran Hannah Montana itu bekerjasama dengan sutradara Alexandre Moors, yang sebelumnya terlibat dalam pengerjaan video klip Kendrick Lamar, Jennifer Lopez, SchoolboyQ, dan Miguel.
Karena keberanian Cyrus, video Mother's Daughters dilabeli NSFW atau 'Not Safe For Work', alias tidak untuk anak-anak.
Dalam wawancara dengan The Los Angeles Times, Moors mengatakan ia menuangkan konsep tentang pembebasan tubuh wanita. "Video ini menunjukkan tentang tubuh perempuan. Hak yang dimiliki atas tubuh Anda dan membuatnya bebas dari tatapan lelaki, apapun bentuknya," ujarnya.
Lihat juga:Nyamannya Miley Cyrus dalam 'She Is Coming' |
Mother's Daughters menampilkan sederetan tamu spesial, seperti model difabel Aaron Phillip, model transgender Casil McArthur, jagoan papan seluncur Lacey Baker, model Angelina Duplisea, aktivis cilik Lacey Baker yang masih berumur 11 tahun, dan ibunda dari Cyrus sendiri, Tish Cyrus.
She Is Coming adalah mini album Cyrus yang dirilis pada akhir Mei lalu. Sebelumnya, ia memiliki Younger Now pada 2017 silam. Selain Mother's Daughter, ada lima lagu lain dalam mini album, masing-masing adalah Unholy, D.R.E.A.M., Cattitude, Party Up The Street, dan The Most. Dalam pengerjaannya, Cyrus menggandeng beberapa bintang tamu, seperti aktor dan penyanyi RuPaul, Swae Lee, Mike WiLL Made-It, dan Ghostface Killah.
[Gambas:Video CNN]