
Tiga belas tahun tidak cukup bagi Luna Maya untuk berkiprah di dunia film Indonesia. Ia masih punya banyak cita-cita yang ingin dicapai di depan kamera, mulai dari genre film yang ingin dimainkan sampai aktor yang diliriknya untuk bekerja sama.
Kepada CNNIndonesia.com, Luna mengungkapkan cita-citanya itu.
“Seperti film laga, kolosal," ujar aktris 33 tahun itu soal genre film yang diinginkan. Menurutnya, dua genre film itu belum pernah sampai padanya, sehingga ia penasaran.
Lihat juga:Satu Hal yang Bikin Luna Maya Batal Puasa |
|
Luna Maya di tengah syuting film. (CNN Indonesia/Aghniya Khoiri)
|
Tahun-tahun selanjutnya, Luna turut membintangi sejumlah film baik berperan sebagai karakter utama maupun pendukung.
Seperti Ruang (2006), Jakarta Undercover (2006), Pesan dari Surga (2006), Coklat Stroberi (2007), Maya Raya Daya (2007), Love (2008), Cinlok (2008), Asmara Dua Diana (2009), serta Janda Kembang (2009).
Pada awal 2010, Luna membintangi Ratu Kosmopolitan dan Nathalie Instinct (2010), kemudian My Blackberry Girlfriend (2011), HI5TERIA (2012), Killers (2014), Princess, Bajak Laut, dan Alien (2014), serta Tembus (2014). Lalu, ia sempat dua tahun vakum di film.
Tahun ini ia kembali lewat Mantan, The Doll 2 dan Filosofi Kopi 2: Ben & Jody.
[Gambas:Youtube]