
Matahari sedang berusaha merebah ke pelukan cakrawala. Langit di atas Pulau Natuna menjadi tergurat warna jingga dan violet.
Sisa-sisa sorotan matahari membuat ratusan batu granit dari zaman megalitikum yang terserak di Alif Stone Park, Pulau Natuna, perlahan-lahan membentuk siluet-siluet menakjubkan.Pemandangan di Alif Stone Park. (Foto: Karta Raharja Ucu/ Republika)
Ia mengatakan, Alif Stone Park tidak hanya menyajikan batu-batu biasa, tapi juga ada cerita di dalamnya. Selain wisata sejarah, kata Nana, ada juga wahana petualangan di Alif Stone Park.
"Tempat wisata itu tematik. Ada batu yang bentuknya macam-macam. Tidak sangka saja menyaksikan keindahan alam. Saya apresiasi kepada pengelolanya karena mampu mengubah wilayah yang tadinya bukan apa-apa, menjadi seindah itu," ujar Nana.
Ibu satu anak itu bahkan, semakin terkesan karena pengelola Alif Stone Park tidak menempatkan bisnis sebagai nomor satu. "Mereka lebih mementingkan konservasi dan perbaikan alam."