icon-category Auto

Mitsubishi Outlander PHEV Turun Harga, Solusi BBM Mahal?

  • 14 Sep 2022 WIB
  • Bagikan :

    Uzone.id - BBM makin mahal, para pengguna mobil pun banyak yang menjerit, apalagi kalau mobilnya harus pakai BBM non subsidi sekelas Pertamax. Apakah ada solusi untuk bisa berhemat?

    Salah satu solusinya barangkali adalah mencoba beralih ke mobil hybrid, sebelum benar-benar terjun langsung ke mobil listrik. Kenapa?

    Disaat infrastruktur penting seperti stasiun pengisian listrik belum banyak, mobil hybrid bisa jadi solusi. Apalagi kalau kalian suka bepergian jauh dan ke pelosok-pelosok.

    BACA JUGA: Komparasi Beli Mobil Listrik vs Mobil Konvensional, Siapa Paling Untung?

     

    Faedah Teknologi Hybrid PHEV

    Nah, itu yang coba ditawarkan Mitsubishi pada mobil hybridnya Outlander PHEV. Nama PHEV di belakangnya pun bukan sekedar penamaan, tapi punya fungsi lebih.

    Plug-in Hyrbid Electric Vehicle (PHEV) adalah sebuah mobil hybrid yang berbeda dari hybrid-hybrid kebanyakan, karena selain bisa disuplai mesin, baterainya juga bisa diisi dengan mencolok ke sakelar listrik.

    Karena mengisi baterai-nya juga bisa melalui sakelar, artinya mesin bensin-nya tidak harus melulu melakukan pengecasan. 

    Dengan cara seperti itu, maka BBM yang dibutuhkan pada sebuah mobil hybrid PHEV jadi jauh lebih hemat—lebih hemat dari mobil hybrid konvensional yang gak bisa nyolok-nyolok.

    Selain itu, berbeda dengan mobil hybrid konvensional yang mode EV-nya hanya bekerja pada kecepatan rendah, hybrid PHEV bisa tetap mengandalkan listrik di kecepatan tinggi.

    Cara kerja seperti itu saja sudah terlihat kalau lagi-lagi pemakaian BBM tidak sebanyak mobil hybrid biasa, karena saat kecepatan tinggi, mesin bensin dan motor listrik kerja bareng.

    PHEV juga biasanya punya kapasitas baterai yang lebih besar dari mobil hybrid biasa, sehingga punya jangkauan jarak tempuh lebih jauh.

    Memang tidak sebesar mobil listrik, tapi kapasitas baterai 13,8 kWh yang dimiliki Outlander PHEV, cukup untuk berjalan sampai sekitar 55 km menurut klaim Mitsubishi.

    Hasil pengetesan kami untuk penggunaan harian, bolak-balik rumah ke kantor dengan jarak sekali jalan 24 km, Mitsubishi Outlander PHEV sanggup berjalan hanya dengan listrik saja.

     

    Fitur Sangat Melimpah

    Mitsubishi sepertinya memang merancang Outlander gak hanya sebagai mobil perkotaan. Mobil ini sangat sanggup untuk diajak jalan jauh dan bertualang.

    Kombinasi mesin bensin berkapasitas 2.400cc MIVEC dengan motor listriknya membuat Outlander PHEV fleksibel untuk kemana aja, karena gak perlu khawatir kehabisan baterai.

    Salah satu fitur yang bakal berfaedah ketika mobil ini diajak bertualang adalah, baterai-nya bisa menjadi genset, setara dengan kapasitas 1.500 watt. Jadi harusnya cukup untuk melistriki satu unit rumah.

    Cara kerjanya, cukup mencari colokan listrik di bagian belakang mobil, kemudian menghidupkan kunci kontak, maka listrik akan mengalir ke perangkat yang dihubungkan.

    Kemudian, Mitsubishi juga membekali Outlander dengan Super All Wheel Control, yang merupakan integrasi dari sejumlah fitur keselamatan seperti AYC, ABS dan ASTC.

    Dan juga untuk mendukung fungsi offroad, Outlander PHEV juga sudah dibekali dengan Twin Motor 4WD.

     

    Harga Lebih Murah Ratusan Juta

    Tapi sayangnya, mobil-mobil hybrid memang masih dianggap kemahalan, sehingga masih jarang orang yang mau meliriknya.

    Namun, bayangkan, dengan semua suguhan pada Outlander PHEV ini, Mitsubishi secara mengejutkan menurunkan harga jualnya di tahun 2022 ini sampai Rp400 jutaan lebih, sehingga kini banderolnya Rp890 juta dari sebelumnya Rp1,3 miliar.

    Apakah dengan harga yang lebih murah ini Outlander PHEV jadi layak dibeli?

    VIDEO Mitsubishi Outlander PHEV:

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini