icon-category Auto

Mobil 'Formula' EV Buatan Mahasiswa UGM Siap Getarkan Eropa

  • 02 Oct 2022 WIB
  • Bagikan :
    Mobil listrik Arjuna AF 03 buatan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) tampil di IEMS 2022 (Foto: Tomi Tresnady / Uzone.id)

    Uzone.id - Tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) telah membuat mobil listrik dengan desain ala mobil Formula yang biasa tampil balapan di sirkuit.

    Mobil listrik yang diberi nama Arjuna AF 03 merupakan generasi ketiga untuk tim Formula Student. Mobil tersebut turut ditampilkan di ajang pameran Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2022 di Jakarta Convention Center (JCC) pada 28-30 September 2022.

    Arjuna AF 03 belum sempat turun balapan karena situasi pandemi yang sempat melanda dunia. Rencananya, mobil listrik ini akan tampil di Eropa atau Jepang pada tahun 2023.

    BACA JUGA: Formula E 2023 Pakai Ban Ramah Lingkungan dari Hankook

    "Rencana tahun depan kita ke Eropa atau ke Jepang. Kita sudah ke Jepang tahun 2017 dan 2019, kita tim mobil listrik pertama di Jepang," kata Bariq Azhar Bhagaskara, mahasiswa semester lima Fakultas MIPA UGM saat berbincang dengan Uzone.id di IEMS 2022. 

    Saat dilombakan di sirkuit, Arjuna AF 03 akan akselerasi, pengendalian (handling) dengan berputar membentuk angka 8, dan durabilitasnya dengan mengitari sirkuit sebanyak 20 kali. 

    "Jadi, nanti muterin sirkuit seberapa cepat, lihat handling-nya bikin angka 8, nanti ada endurance untuk cek durability-nya, itu diputar di 20 lap kuat atau nggak," ujar dia.

    Mobil listrik ini juga membawa daya baterai yang bisa menempuh 30 km. Untuk ukuran baterainya hanya 7,5 kWh yang disandingkan motor listrik 250 kW.

    BACA JUGA: Ubahan Minor Wuling Almaz Hybrid yang Hadir di Jakarta

    Dalam mengembangkan Arjuna AF 03 saat ini baru melibatkan 20 orang karena biasanya bisa mencapai 40 orang. Semua fakultas di UGM bisa terlihat dalam pengembangan mobil listrik ini.

    Ada tiga departemen yang terbagi dalam merancang Arjuna AF 03, yakni departemen mekanis, departemen elektronis dan departemen operasional.

    "Nah, operasional terbuka bagi semua universitas, kalau mekanis khusus untuk teknik mesin, kalau elektronis ada dari teknik elektro sam elektronika dan instrumentasi," tuturnya.

     

    Cek informasi menarik lainnya di Google News

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini