Home
/
Automotive

Mobil Listrik Xiaomi 100% Masuk Indonesia, Tapi Sabar!

Xiaomi memastikan membawa mobil listrik ke Indonesia, namun peluncurannya tertunda karena fokus China, target Eropa 2027, dan produksi setir kanan 2028.

Mobil Listrik Xiaomi 100% Masuk Indonesia, Tapi Sabar!

Salah satu mobil Xiaomi (Foto: Uzone)

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Xiaomi memastikan akan membawa lini kendaraan listriknya ke pasar Indonesia.
  • Namun, tanggal peluncuran resmi belum bisa dipastikan karena masih membutuhkan waktu.
  • Ekspansi global Xiaomi Auto menargetkan Eropa pada 2027 dan produksi setir kanan (RHD) baru awal 2028, memengaruhi kehadiran di Indonesia.
  • Saat ini, Xiaomi Auto masih fokus memperbesar bisnis di Tiongkok dan menghadapi tantangan finansial serta target produksi.

Uzone.id -  Kabar soal kehadiran mobil listrik Xiaomi di Indonesia akhirnya mendapat titik terang. Xiaomi memastikan lini kendaraan listriknya akan dibawa ke pasar Indonesia, meski belum bisa memastikan kapan penjualan resmi akan dimulai.

Country Director Xiaomi Indonesia, Michael Feng, mengatakan perusahaan memang memiliki keinginan untuk menghadirkan Xiaomi Auto di Indonesia. Namun, rencana tersebut masih membutuhkan waktu.

“Saya pribadi tentu saja berharap secepatnya, tapi kami belum bisa memberikan informasi terkait hal ini,” ujar Michael Feng, saat berbincang kepada sejumlah wartawan, termasuk Uzone.id.

Ia sekaligus menegaskan bahwa Indonesia tetap menjadi salah satu pasar yang dituju Xiaomi Auto.

“100 persen kami akan membawa produk mobil (listrik) ke pasar ini. Namun saat ini jika boleh jujur kita masih harus menunggu,” katanya. Pernyataan tersebut sekaligus mempertegas bahwa mobil listrik Xiaomi  bukan batal masuk Indonesia, melainkan belum siap menentukan waktu peluncurannya.

Mobil Listrik Xiaomi Masuk Indonesia, Kapan?

Belum ada tanggal resmi kapan Xiaomi SU7, YU7, maupun model lainnya akan dijual di Indonesia. Jika melihat ekspansi global Xiaomi Auto, pasar Indonesia tampaknya masih harus menunggu cukup lama. Xiaomi baru mulai serius membangun pijakan di luar China setelah memperkenalkan strategi ekspansi ke pasar Eropa.

Pada 26 Agustus 2026, Xiaomi mulai mengoperasikan situs global Xiaomi Auto dan mengumumkan rencana masuk Eropa pada 2027.



Langkah tersebut kemudian berlanjut pada September 2026. Di ajang IFA Berlin, Xiaomi menandatangani nota kesepahaman dengan delapan grup dealer besar di Jerman, termasuk Emil Frey dan Penske. Penjualan resmi di Eropa ditargetkan dimulai pada kuartal III atau IV 2027.

Sementara itu, produksi kendaraan dengan konfigurasi setir kanan atau Right Hand Drive (RHD) baru direncanakan mulai awal 2028.

Xiaomi SU7

Kondisi ini menjadi salah satu alasan mengapa kehadiran Xiaomi Auto di Indonesia kemungkinan belum akan terjadi dalam waktu dekat. Indonesia sendiri merupakan negara dengan sistem lalu lintas setir kanan.



Sambil menunggu ekspansi global, Xiaomi Auto masih fokus memperbesar bisnisnya di China.
Sepanjang Januari-September 2026, Xiaomi Auto telah mengirim 286.475 kendaraan. Angka tersebut mencapai sekitar 52 persen dari target pengiriman 550.000 unit sepanjang tahun.

Untuk mengejar target tersebut, Xiaomi membutuhkan rata-rata sekitar 87.800 pengiriman per bulan pada kuartal terakhir 2026. Padahal, rekor pengiriman bulanan tertingginya sejauh ini berada di angka 50.212 unit.

Dari sisi keuangan, bisnis Smart EV, AI and Other Initiatives Xiaomi juga masih mencatat kerugian. Pada kuartal II 2026, segmen tersebut membukukan kerugian sekitar CNY2,6 miliar atau sekitar Rp6,6 triliun. Margin kotor segmen ini juga turun dari 26,4 persen menjadi 19,2 persen.

Data tersebut menunjukkan Xiaomi Auto masih berada dalam fase ekspansi agresif. Perusahaan bukan hanya harus memperbesar volume produksi, tetapi juga membangun bisnis kendaraan listrik yang lebih sehat secara finansial.

FAQ Artikel

Apakah Xiaomi akan membawa mobil listriknya ke Indonesia?

Ya, Country Director Xiaomi Indonesia, Michael Feng, menegaskan bahwa Xiaomi 100 persen akan membawa produk mobil listriknya ke pasar Indonesia.

Kapan mobil listrik Xiaomi akan resmi dijual di Indonesia?

Belum ada tanggal resmi yang dipastikan. Xiaomi menyatakan masih membutuhkan waktu dan belum bisa memberikan informasi terkait waktu peluncuran.

Mengapa kehadiran mobil listrik Xiaomi di Indonesia diperkirakan belum akan terjadi dalam waktu dekat?

Salah satu alasannya adalah Xiaomi baru berencana memulai produksi kendaraan dengan konfigurasi setir kanan (Right Hand Drive/RHD) pada awal 2028, sementara Indonesia menggunakan sistem lalu lintas setir kanan. Ekspansi ke Eropa juga baru ditargetkan 2027.

Bagaimana kondisi bisnis Xiaomi Auto saat ini?

Xiaomi Auto masih fokus memperbesar bisnis di Tiongkok dan berada dalam fase ekspansi agresif. Segmen Smart EV, AI and Other Initiatives masih mencatat kerugian sekitar CNY2,6 miliar (Rp6,6 triliun) pada Q2 2026, dan perlu meningkatkan volume produksi serta kesehatan finansial.

Susetyo Prihadi

Jurnalis

Lihat semua artikel →
populerRelated Article